BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Rahmad Pijati Memimpin Panen Perdana Sayur sayuran di Rutan Pelaihari

BITVonline.com - Sabtu, 17 Desember 2022 01:38 WIB
Rahmad Pijati Memimpin Panen Perdana Sayur sayuran di Rutan Pelaihari
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Tanah laut Pelaihari – Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas IIB Pelihari terus gencar untuk mengembangkan potensi dalam bidang pertanian dan perkebunan. Kali ini Sawi kembali dipanen kesekian kalinya dan 3 jenis varian baru yaitu Kembang Kol, Buncis dan Kacang Panjang juga berhasil di Panen di Kebun SAE tersebut. Varietes ini tumbuh subur di lahan SAE dan sukses panen dengan hasil memuaskan. Rabu (14/12).

Pelaksana Tugas (Plt) Rutan Kelas IIB Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalimantan Selatan, Rahmad Pijati memimpin panen perdana Kembang Kol, Buncis dan Kacang Panjang dan diikuti para staf serta warga binaan asimilasi.

Diketahui hasil panen Sawi 245 ikat, Kembang Kol 7 kilogram Buncis 18 kilogram, Kacang Panjang 15 ikat. Terhadap hasil panen, Pijati sangat mengapresiasi kerja keras warga binaan asimilasi serta kinerja petugas selama proses dalam melakukan pembinaan dan pendampingan.

Baca Juga:

“Ini merupakan kesekian kalinya Sarana Asimilasi dan Edukasi melakukan panen. Panen ini menunjukkan keberhasilan kegiatan pembinaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi dengan tujuan untuk memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan sebelum mereka bebas sehingga dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat ketika bebas nanti”, ujar Pijati.

Baca Juga:

Lebih lanjut, orang nomor satu di Rutan Pelaihari itu menerangkan akan mencoba terus memaksimalkan lahan yang ada untuk proses pembinaan yang dilakukan di SAE Rutan Pelaihari.

Sama seperti panen-panen sebelumnya, hasil panen akan dijual dan hasil penjualan akan dimasukkan dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Ditjenpas Kemenkumham RI.

“Untuk tahun 2022 Rutan Pelaihari diketahui menyetor PNBP melebihi target”, tambah Rahmad Pijati.

(Wilnelma Elfira)

0 komentar
beritaTerkait
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
Amir Hamzah: Prabowo Berisiko Terjebak Skema Politik Geng Solo, Mirip Skenario Jatuhnya Orde Baru 1998
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Tapanuli Selatan, Kuasa Hukum Percaya Polres Tapsel Akan Bertindak Tegas
Ormas Islam Siap Sinergi dengan Prabowo untuk Ajak Warga Tenang dan Jaga Kondusifitas Pasca-Kericuhan
Arus Lalu Lintas di Kawasan Polda Metro Jaya Kembali Lancar Pasca Demonstrasi BEM UI dan BEM SI
TikTok Hentikan Fitur Live di Indonesia Terkait Kondisi Keamanan Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru