BPK RI Periksa Pengelolaan Bantuan Pendidikan di Labusel, Bupati Fery Minta OPD Kooperatif
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri entry meeting pemeriksaan pendahuluan kiner
PEMERINTAHAN
SerangĀ – Empat anak yatim di Kampung Cadas Ngerong, Desa Kadu Beureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, menjalani kehidupan yang sangat memprihatinkan setelah ibu mereka menikah lagi. Keempat anak tersebut, D (11), I (9), As (7), dan Al (4), kini tinggal di rumah semi permanen tanpa pendampingan orang tua. D, sebagai anak tertua, mengungkapkan bahwa ia terpaksa berhenti sekolah untuk merawat ketiga adiknya. Dalam video yang diunggah oleh Kasubdit Gasum Direktorat Samapta Polda Banten, Kompol Jajang Mulyaman, terlihat D dan adik-adiknya menangis mengenang ibu mereka. D mengungkapkan, “Tinggal di sini berempat. Bapak sudah meninggal, mamah nikah lagi. Nggak tahu, nggak pernah ke sana ke rumah suami ibu.” D juga menjelaskan bahwa ibunya hanya sesekali mengirimkan makanan. “Makan dikirim sore, kalau sore nggak dikirim nanti dianter pagi,” kata D dalam video tersebut.
Namun, SS (49), ibu dari empat anak tersebut, membantah tuduhan bahwa ia meninggalkan anak-anaknya. “Yang viral itu nggak semuanya benar. Kadang saya tidur di sana, kadang di sini,” ujar SS. Ia menjelaskan bahwa anak-anaknya tidak tinggal bersamanya di rumah suaminya karena keinginan mereka sendiri. “Kalau saya pulang ke sini mau tidur, kata D, ‘Mama nggak usah tidur di sini, biarin aja. Yang penting mah aku dikirim uang sama makanannya di sini pun nggak apa-apa’,” katanya menirukan ucapan anak sulungnya. SS menegaskan bahwa ia selalu mengutamakan kebutuhan anak-anaknya dan selalu memastikan mereka tidak kelaparan.
Kondisi keempat anak yatim ini pertama kali terungkap setelah Kompol Jajang Mulyaman mengunjungi rumah mereka. “Saya dapat info, bapaknya meninggal dua tahun lalu, ibunya menikah lagi. Terus saya cek ke sana bersama anggota, ternyata benar,” kata Jajang. Video kunjungan tersebut kemudian viral di media sosial, mendapatkan perhatian banyak pihak, termasuk Polsek Pabuaran, Camat, Dinas Sosial, hingga Kementerian Sosial yang datang memberikan bantuan. Jajang berharap kisah ini semakin menyentuh hati banyak orang dan mengundang lebih banyak bantuan untuk keempat anak tersebut. “Mereka sangat kasihan. Masih kecil harus mengurus pekerjaan rumah sendiri hingga terpaksa harus putus sekolah,” ujarnya. Pasca viralnya video tersebut, masyarakat sekitar dan berbagai pihak berbondong-bondong memberikan bantuan untuk D dan adik-adiknya, yang kini menjalani kehidupan yang jauh dari kata layak.
(Christie)
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri entry meeting pemeriksaan pendahuluan kiner
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto memimpin rapat sinkronisasi kegiatan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pered
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menerima kunjungan kerja Kepala Stasiun Pengawasan dan Pengujian Mutu Hasil Kelautan dan Perik
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima kunjungan Fadila, pemain Tim Nasional (Timnas) Putri Indonesia U16, di Kantor Bu
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pabrik sabun milik PT Evyap yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, me
PERISTIWA
MEDAN Peresmian Dojang Adhyaksa Taekwondo Club di Sekolah Adhyaksa Dharmakarini Medan berlangsung meriah pada Kamis pagi, 3 September 20
NASIONAL
TAPANULI TENGAH Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Armco Kombinasi Bailey di Desa Parjalihotan, Ke
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) berencana memindahkan kantor ke Gedung Graha Merah Putih Telkom. Kepala BGN Sudaryono mengatakan perpi
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara buka suara mengenai permintaan keluarga W (30), mantan istri anggota polisi yang meninggal dengan luka tembak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ahmad Bahiej, mengungkap adanya rapat internal Kementerian Agam
HUKUM DAN KRIMINAL