MUI Ingatkan Masyarakat Tak Tergiur Haji Ilegal, Tegaskan Ibadah Harus Sesuai Aturan agar Sah dan Mabrur
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur melakukan ibadah haji melalui jalur ilegal atau tanpa
AGAMA
BITVONLINE.COM -Beriman kepada Nabi dan Rasul merupakan bagian tak terpisahkan dari rukun iman dalam Islam.
Selain mengimani 25 Nabi dan Rasul, umat Muslim juga diwajibkan memahami sejarah hidup dan perjalanan dakwah mereka.
Salah satu kisah yang penuh hikmah adalah kisah Nabi Hud alaihissalam, yang diutus untuk menyeru Kaum 'Ad agar meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada Allah Ta'ala.
Sejarah Singkat Nabi Hud
Nabi Hud adalah utusan Allah yang berasal dari Kaum 'Ad, sebuah suku yang dikenal karena kehidupannya yang makmur dan sejahtera.
Nabi Hud merupakan cucu dari Nabi Nuh alaihissalam dan tinggal di Al-Ahqaf, sebuah wilayah subur yang terletak di antara Yaman dan Oman.
Sejak kecil, Nabi Hud dikenal memiliki akhlak mulia, jujur, amanah, dan bijaksana.
Perjalanan Dakwah Nabi Hud
Nabi Hud diutus untuk menyeru Kaum 'Ad agar meninggalkan penyembahan berhala dan kembali kepada Allah yang Maha Esa.
Dalam dakwahnya, Nabi Hud tidak hanya mengajarkan tauhid, tetapi juga mengingatkan mereka tentang pentingnya taubat dan memohon ampun kepada Allah.
Namun, meski telah memberikan bukti-bukti kekuasaan Allah, Kaum 'Ad tetap menentangnya dan bahkan menuduh Nabi Hud terkena penyakit gila.
Balasan Azab Kepada Kaum 'Ad
Setelah kerasnya penolakan Kaum 'Ad terhadap dakwah Nabi Hud, Allah mengirimkan azab berupa angin topan yang dahsyat.
Angin tersebut bertiup selama delapan hari tujuh malam, menghancurkan segala yang ada di hadapan mereka, termasuk berhala-berhala yang mereka sembah.
Kaum 'Ad yang sombong dan ingkar akhirnya dibinasakan, sementara Nabi Hud dan para pengikutnya diselamatkan oleh Allah Ta'ala.
Tiga mukjizat utama yang diberikan kepada Nabi Hud oleh Allah adalah:
1. Menurunkan Hujan - Nabi Hud mampu memohon kepada Allah untuk menurunkan hujan saat Kaum 'Ad sedang dilanda kekeringan panjang.
2. Umur Panjang - Nabi Hud dikaruniai umur yang panjang hingga mencapai 130 tahun.
3. Selamat dari Azab - Nabi Hud dan pengikutnya selamat dari angin topan dahsyat yang menghancurkan Kaum 'Ad.
Kisah Nabi Hud diabadikan dalam beberapa surat Al-Qur'an, di antaranya Surat Hud ayat 50-54, Surat Al-Mu'minun ayat 31-41, dan Surat Al-Haqqah ayat 6-8.
Dalam ayat-ayat ini, diceritakan bagaimana Nabi Hud menyeru kaumnya untuk bertobat dan kembali kepada Allah, serta peringatan tentang azab yang menimpa Kaum 'Ad.
Kisah Nabi Hud mengajarkan kita tentang pentingnya keteguhan dalam beriman dan beribadah kepada Allah, serta tidak tergoda oleh kesenangan dunia yang sementara.
Sebagaimana Kaum 'Ad yang tenggelam dalam kemewahan namun tetap ingkar kepada Allah, kita diingatkan untuk tidak lupa bersyukur dan selalu mengingat-Nya dalam setiap langkah hidup.
(gm/a)
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur melakukan ibadah haji melalui jalur ilegal atau tanpa
AGAMA
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa program studi (prodi) di perg
PENDIDIKAN
GROBOGAN Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut antara minibus pengantar jemaah haji dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek
PERISTIWA
JAKARTA Kepolisian masih mendalami pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik rencana aksi anarkis dalam peringatan Hari Buruh
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Suasana haru dan khidmat mewarnai pelepasan 147 calon jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang
NASIONAL
JAKARTA Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai keberadaan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda sebagai langkah penting dalam memperkuat sis
PENDIDIKAN
JONGGOL Warga di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan awan berwarna menyerupai pelangi di langit pada Jumat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat nasional terpantau beragam pada Sabtu (2/5/2026) pukul 10.00 WIB. Berdasarkan data Pu
EKONOMI
TANJUNGBALAI, 1 Mei 2026 Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, didampingi Ketua TPPKK Mashandayani Mahyaruddin, meresmikan Benayah
PEMERINTAHAN