BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Briptu M Ghalib, Polisi Tewas Ditembak di Lampung, Jadi Tulang Punggung Keluarga Setelah Ayah Meninggal

- Rabu, 19 Maret 2025 08:15 WIB
Briptu M Ghalib, Polisi Tewas Ditembak di Lampung, Jadi Tulang Punggung Keluarga Setelah Ayah Meninggal
Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta (23)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LAMPUNG -Suasana duka mendalam menyelimuti rumah Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta (23) yang terletak di Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung.

M Ghalib adalah salah satu korban dari tiga polisi yang tewas ditembak dalam insiden penembakan yang terjadi di Lampung, Senin (17/3/2025).

Briptu M Ghalib gugur saat melaksanakan tugas sebagai bagian dari penggerebekan arena judi sabung ayam di Way Kanan.

Insiden tersebut menambah daftar tragedi yang menyelimuti dunia kepolisian, di mana anggota polisi harus membayar nyawa mereka dalam upaya menegakkan hukum dan keadilan.

Jenazah Dibawa ke Rumah Duka

Setelah menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, jenazah M Ghalib dibawa ke rumah duka.

Selama perjalanan menuju kediamannya, jenazah diiringi oleh kerabat, rekan kerja, dan masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dianggap sebagai pahlawan.

Karangan bunga dan ungkapan belasungkawa memenuhi sekitar kediaman almarhum, menunjukkan rasa kehilangan yang mendalam dari semua pihak yang mengenalnya.

Sosok Baik dan Bertanggung Jawab

M Ghalib dikenal sebagai sosok yang periang, penuh semangat, dan sangat peduli terhadap sesama. Qori Karim (23), sahabat M Ghalib sejak SMA, mengenang almarhum sebagai pribadi yang aktif, selalu siap membantu teman-temannya, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.

"Almarhum ini baik dan cukup aktif. Dia sangat peduli dengan teman dan lingkungannya," kata Qori dengan mata berkaca-kaca saat melayat pada Selasa (18/3/2025).

M Ghalib juga dikenal sebagai pribadi yang sangat bertanggung jawab, terutama setelah kepergian ayahnya sebulan lalu. Sejak saat itu, dia menjadi tulang punggung keluarga dan terus menunjukkan keteguhan hati dalam menjalani tanggung jawabnya.

"Sebulan lalu terakhir bertemu dia, pas ayahnya meninggal," ujar Qori, mengenang pertemuan terakhir dengan sahabatnya.

Tak Terduga, Pertemuan Terakhir Jadi Kenangan

Sahabat lainnya, Sugandhi (22), juga mengenang M Ghalib sebagai sosok yang selalu ceria dan tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia akan pergi begitu cepat.

Sugandhi mengaku bertemu dengan almarhum pada Jumat (14/3/2025) lalu, tanpa menyangka bahwa itu akan menjadi pertemuan terakhir mereka.

"Terakhir ngobrol Jumat kemarin, masih biasa saja, enggak ada firasat apa pun," ujar Sugandhi dengan penuh kesedihan.

Harapan Keadilan

Kedua sahabat, Qori dan Sugandhi, berharap agar pelaku penembakan yang merenggut nyawa M Ghalib dan dua rekannya segera ditangkap dan dihukum setimpal.

Mereka menegaskan bahwa pelaku harus dihukum seadil-adilnya demi keadilan dan menghormati jasa-jasa almarhum.

" Kami minta pelaku diungkap dan dihukum setimpal," tegas Sugandhi, mewakili perasaan mereka yang sangat ingin melihat pelaku bertanggung jawab atas tindakan kejam tersebut.

Pemakaman dengan Upacara Kepolisian

Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta dimakamkan di Bandar Lampung dengan upacara kepolisian penuh penghormatan.

Kepergian M Ghalib, salah satu korban dalam penembakan di Lampung, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan di kepolisian yang kehilangan sosok yang penuh dedikasi dan tanggung jawab.

(bs/n14)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru