Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
BITVONLINE.COM – Ketika berbicara tentang tokoh pendidikan di Indonesia, nama Ki Hajar Dewantara mungkin langsung terlintas di benak banyak orang.
Namun, jauh sebelum tokoh pendiri Taman Siswa itu muncul, telah ada sosok pendidik visioner dari Mandailing yang perannya nyaris terlupakan: Willem Iskander.
Lahir dengan nama Sati dan bergelar adat Sutan Iskandar Nasution, Willem Iskander lahir pada tahun 1840 di Pidoli Lombang, Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Ia berasal dari kalangan bangsawan dan dikenal sebagai tokoh pelopor pendidikan di kawasan Tapanuli.
"Nama Willem Iskander mungkin belum terlalu dikenal masyarakat luas, padahal kontribusinya terhadap dunia pendidikan sangat signifikan, khususnya di wilayah Mandailing dan sekitarnya," ujar Hendri Dalimunthe, Sekretaris Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Sumatera Utara.
Menurut Hendri, perubahan nama dari Sati menjadi Willem Iskander terjadi saat dirinya berkesempatan menempuh pendidikan di Belanda.
Ia berangkat ke negeri kincir angin pada tahun 1859 bersama Alexander Godon, Asisten Residen Belanda untuk wilayah Mandailing.
Saat itu, Sati sudah menjadi guru di sekolah dasar tempat ia dulu menimba ilmu, Inlandsche Schoolan.
"Di Belanda, Sati tidak hanya melanjutkan pendidikan keguruan, tapi juga berhasil memperoleh beasiswa dari pemerintah kerajaan Belanda. Di sanalah ia mengganti namanya menjadi Willem Iskander, terinspirasi dari tokoh penting Belanda bernama Willem," jelas Hendri.
Tak hanya berganti nama, Willem Iskander juga memeluk agama Kristen selama masa pendidikannya di Belanda.
Ia kemudian menyelesaikan pendidikan di Oefenschool, Amsterdam, sebuah sekolah khusus untuk calon guru.
Sekembalinya ke tanah air pada tahun 1862, Willem Iskander mengajukan izin untuk mendirikan sekolah guru di kampung halamannya.
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA