Ironi Negara Rawan Bencana: Anggaran BNPB Terus Menyusut dari Rp11,78 Triliun Jadi Rp491 Miliar
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadapi tantangan besar dalam menjalankan fungsi penanggulangan bencana di Indon
EKONOMI
JAKARTA - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, turut melayat ke rumah duka almarhum Marsma TNI Fajar Adriyanto di Kompleks TNI AU Triloka, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (3/8).
Kehadiran Aris menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap sahabat sekaligus rekan seangkatannya di Akademi Militer (Akabri) 1992.
Dalam kesempatan itu, Aris mengenang almarhum sebagai patriot sejati dan penerbang tempur yang telah berjasa besar dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
"Marsma Fajar Adriyanto ini teman seangkatan saya, kami sama-sama lulusan Akabri 1992. Beliau perwira yang hebat, seorang penerbang tempur F-16. Hari ini kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa," ujar Aris dengan mata berkaca-kaca.
Aris juga mengungkap momen heroik yang pernah dilakukan Fajar. Menurutnya, pada tahun 2003, almarhum pernah menghalau pesawat tempur FA-18 Hornet milik Amerika Serikat di wilayah udara Semarang atau Bawean.
Selain dikenal sebagai penerbang tangguh, Fajar disebut sebagai pribadi yang disiplin, ceria, dan mudah bergaul.
"Beliau itu orangnya sangat disiplin, selalu gembira, suka tertawa. Kami semua kaget hari ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Saya juga mohon, jika semasa hidup beliau pernah berbuat salah, mohon dimaafkan," tambah Aris dengan nada haru.
Ia juga berbagi kenangan pribadi bersama almarhum yang menurutnya sangat membekas. Salah satunya adalah pengalaman terbang bersama menggunakan trike gantole (microlight) di kawasan Cibubur.
"Kenangan terakhir saya dengan beliau, sekitar satu atau dua tahun lalu, saya belajar trike gantole di Cibubur. Saya diajak beliau terbang tinggi. Beliau sangat berani. Saat itu ada dua gantole, masing-masing kami naik satu. Saya sendiri ditemani instruktur. Itu pengalaman yang tak akan saya lupakan," kenang Aris.
Marsma TNI Fajar Adriyanto gugur dalam kecelakaan pesawat latih sipil Quicksilver GT500 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) yang jatuh di kawasan Ciampea, Bogor, pada Minggu (3/8). Ia sempat dibawa ke RSAU dr. M. Hassan Toto di Bogor, namun nyawanya tak tertolong.*
(oz/j006)
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadapi tantangan besar dalam menjalankan fungsi penanggulangan bencana di Indon
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung menyiapkan tiga instrumen hukum untuk menangani dugaan tindak pidana dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan rentetan bencana yang terjadi di Indonesia, mulai dari gempa bumi, kebakaran hu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai penanganan sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia pada Senin, 7 S
NASIONAL
JAKARTA Sidang praperadilan terkait permohonan ganti kerugian yang diajukan KMRT Roy Suryo kembali ditunda pada Senin, 7 September 2026.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau
POLITIK
BATU BARA Pengurus Besar (PB) Puan MABMI (Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia) menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Kayla, gadis beru
NASIONAL
JAKARTA Babak baru hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah setelah perceraian kembali mencuat. Kali ini, persoalan yang menjadi sorotan berkai
ENTERTAINMENT
JAKARTA Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau di Selat
PERISTIWA
BANDA ACEH Pengembangan kasus dugaan pencurian oleh Unit Reskrim Polsek Baitussalam mengungkap dua aksi pencurian lainnya di Desa Kajhu,
HUKUM DAN KRIMINAL