Sambut Idul Adha 1447 H, INALUM Salurkan 107 Hewan Kurban di Sumatera Utara
MEDAN PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan 107 hewan kurban di sejumlah wilayah operasional perusahaan di Sumatera Utara m
NASIONAL
JAKARTA - Goh Cheng Liang, salah satu tokoh industri paling berpengaruh di Asia dan pemilik mayoritas saham di perusahaan cat raksasa Nippon Paint, tutup usia hari ini di umur 98 tahun. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh keluarga dalam sebuah pernyataan resmi.
Kepergian Goh bukan hanya kehilangan besar bagi dunia bisnis, tetapi juga bagi dunia kemanusiaan yang telah banyak merasakan sentuhan kebaikannya.
Pria kelahiran Singapura ini dikenal sebagai pendiri Wuthelam Group dan tokoh penting di balik ekspansi global Nippon Paint. Ia meninggal dengan warisan kekayaan yang diperkirakan mencapai US$ 13 miliar atau sekitar Rp 221 triliun. Namun jauh sebelum menjadi taipan, Goh pernah mencicipi getirnya hidup dalam kemiskinan.
Dari Kamar Sempit ke Panggung Dunia
Goh menghabiskan masa kecilnya di sebuah kamar sewaan sempit bersama orang tua dan empat saudara kandung. Hidup mereka serba kekurangan, dan untuk bertahan, Goh bahkan sempat membantu menjual jaring ikan di Johor, Malaysia, saat Perang Dunia II.
Usai kembali ke Singapura pada 1943, Goh mencoba peruntungan di bisnis minuman bersoda—yang kemudian gagal. Ia bekerja di toko perangkat keras hingga akhirnya menemukan peluang emas: membeli barel cat bekas tentara Inggris pada 1949.
Berbekal kamus Mandarin tentang bahan kimia, Goh meracik sendiri cat yang kemudian diberi nama Pigeon Brand. Keputusannya terbukti jitu. Ketika Perang Korea pecah dan impor menjadi langka, bisnis cat lokal Goh meledak di pasaran.
Langkah Besar Bersama Nippon Paint
Pada 1950-an, Goh menarik perhatian produsen cat asal Jepang, Nippon Paint. Awalnya diminta sebagai distributor, Goh perlahan membalikkan posisi—hingga akhirnya pada 1974 mendirikan Wuthelam Holdings dan menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan Jepang itu.
Kini, Wuthelam memegang hampir 60% saham Nippon Paint, menjadikannya konglomerat cat terbesar di Asia.
Filantropi sebagai Warisan Abadi
Meski bergelimang harta, Goh dikenal sebagai sosok sederhana dan rendah hati. Ia menyalurkan kekayaannya untuk membantu sesama, khususnya dalam dunia kesehatan dan pendidikan.
Tahun 1995, bersama mendiang Presiden Singapura Wee Kim Wee, ia mendirikan Goh Foundation, yayasan yang telah menjadi tulang punggung pendanaan bagi berbagai inisiatif medis, terutama dalam riset dan pengobatan kanker.
Salah satu warisan terbesarnya adalah kontribusi untuk berdirinya Pusat Kanker Nasional Singapura (NCCS) dan dukungannya terhadap penelitian kanker anak di Rumah Sakit Wanita dan Anak KK.
"Kami sangat berduka atas meninggalnya Bapak Goh. Kontribusinya memberikan dampak positif yang tak ternilai bagi pasien kanker dan keluarga mereka," ujar Kepala Eksekutif NCCS, Lim Soon Thye.
Putra sulungnya, Goh Hup Jin, mengenang sang ayah sebagai pribadi yang penuh kasih dan rendah hati. "Beliau mengajarkan kami untuk menjalani hidup dengan kasih sayang dan kerendahan hati. Kami sangat beruntung karena beliau menunjukkan cara menjadi orang baik," katanya.
Dari lorong-lorong sempit Singapura hingga menapaki panggung dunia, kisah hidup Goh Cheng Liang adalah bukti bahwa ketekunan dan niat baik bisa menciptakan perubahan besar. Dunia boleh kehilangan seorang miliarder, tapi warisannya akan terus hidup dalam ribuan jiwa yang terbantu karena kebaikannya. dc
MEDAN PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan 107 hewan kurban di sejumlah wilayah operasional perusahaan di Sumatera Utara m
NASIONAL
MEDAN Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari kedua Idul Adha 1
NASIONAL
ACEH UTARA Kebakaran hebat melanda tumpukan kayu sisa banjir di Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, sejak Rabu ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo berencana melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia mulai Juni 2026. Dala
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menilai penggunaan anggaran untuk pengadaan hewan kurban Pr
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis pagi, 28 Mei 2026. Berdasar
EKONOMI
JAKARTA Produsen ponsel gaming RedMagic resmi meluncurkan ponsel flagship terbarunya, RedMagic 11S Pro, untuk pasar global pada Rabu, 27
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam patroli dan perburuan begal menuai perhatian publik. Anggota Komisi I DPR RI da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pembentukan badan usaha ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai dapat menjadi langkah strategis pemerintah dalam
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level Rp17.800 per dolar AS pada perdaga
EKONOMI