BMKG Ingatkan Puncak Musim Kemarau Mulai Juli 2026, Ini Daftar 10 Wilayah yang Perlu Waspada
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebanyak 10 wilayah di Indonesia akan memasuki puncak musim kem
PERISTIWA
JAKARTA -Indonesia kembali dihebohkan dengan pengakuan kontroversial dari Mahfud MD, eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan mantan anggota Komisi III DPR RI. Dalam sebuah podcast yang diunggah di kanal YouTube resminya, Mahfud mengungkapkan pengalaman pahitnya pada tahun 2006 saat terlibat dalam pemilihan Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pada masa itu, proses pemilihan Capim KPK sedang berlangsung, dengan Antasari Azhar dan rekan-rekannya menjadi sorotan publik. Mahfud, yang saat itu merupakan anggota Komisi III DPR RI, telah menentukan beberapa nama yang dianggapnya layak memimpin lembaga antirasuah tersebut.
Namun, kejadian tak terduga terjadi ketika seorang utusan dari salah satu Capim KPK mendatangi ruangannya. Utusan tersebut diduga kuat datang untuk menyogok Mahfud guna memuluskan jalannya Capim KPK tersebut melalui ujian fit and proper test.
Mahfud dengan tegas mengungkapkan bahwa orang tersebut membawa uang yang tidak disebutkan nominalnya, namun tujuannya jelas untuk mempengaruhi proses pemilihan dengan cara tidak etis. Tanpa menyebutkan identitasnya, Mahfud mengecam tindakan Capim KPK tersebut yang telah dinilai baik oleh rekan-rekannya di DPR.
“Saya sudah menelepon satu per satu, memberitahukan kepada mereka untuk tidak memilih orang yang mencoba menyuap saya,” ujar Mahfud dalam podcast tersebut. Ia juga langsung mengembalikan uang tersebut setelah memastikan bahwa Capim yang disogok tidak mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya di Komisi III.
Beruntungnya, upaya penyogokan tersebut tidak berhasil, dan Capim yang mencoba curang itu akhirnya gagal dalam ujian fit and proper test untuk memimpin KPK. Mahfud berharap insiden serupa tidak akan terulang di masa kini, dan menyerukan agar para legislator dapat bersikap objektif dalam menentukan Capim KPK tanpa adanya pengaruh politik atau praktik korupsi.
Mahfud juga menyoroti bahwa praktik lobbying yang terlalu intens sebelum proses pemilihan dapat merusak objektivitas dan keadilan. Menurutnya, penting bagi para anggota DPR untuk mempertahankan integritas dan mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya dalam menangani pemilihan pimpinan lembaga strategis seperti KPK.
Kejadian ini sekali lagi mengingatkan publik akan tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan independensi dan keberhasilan lembaga-lembaga anti-korupsi di Indonesia, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses politik dan pemerintahan.
(N/014)
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebanyak 10 wilayah di Indonesia akan memasuki puncak musim kem
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengaku tidak mampu menahan air mata saat melintasi kawasan Hutan Sipiongot, Kabupa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Magang Nasional 2026 bagi lulusan baru (fresh graduate). Pendafta
NASIONAL
JAKARTA Bos Blueray Cargo, John Field, mengaku menyesali keterlibatannya dalam perkara dugaan suap kepada pejabat Bea Cukai Kementerian
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara dari Fraksi NasDem, Ricky Anthoni, menempuh jalur hukum setelah merasa nama baiknya dicemarkan mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA EA Sports kembali membagikan kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim para pemain pada Senin, 29 Juni 2026. Melalui kode
ENTERTAINMENT
JAKARTA Wartawan Info Investigasi, Rundy Hadiyanto, keluar sebagai juara Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI DKI Jakarta 2026 setelah
OLAHRAGA
MEDAN Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat pesisir Kota Medan untuk menin
PERISTIWA
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa ketangguhan keluarga menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantan
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, kembali turun langsung menemui masyarakat melalui program Jela
PEMERINTAHAN