Ditemukan Pingsan di Tengah Rusuh Pejompongan, Nyawa Warga Ini Tak Tertolong
JAKARTA Seorang warga meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi pingsan saat kerusuhan terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat
PERISTIWA
SUMUT -SMPN 1 Salak Pakpak Bharat menjadi saksi gelaran Sosialisasi Tabungan Pelajar yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Regional Provinsi Sumatera Utara. Acara ini diinisiasi dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung Tahun 2024, dengan tujuan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menabung sejak usia dini.
Representatif dari Bupati Pakpak Bharat, Wakil Bupati H. Mutsyuhito Solin, memimpin acara tersebut yang juga dihadiri oleh berbagai tokoh dan undangan penting, termasuk perwakilan dari Bank Sumut. Acara ini menjadi momentum untuk menyampaikan pesan penting kepada para siswa SMPN 1 Salak mengenai manfaat dan cara yang tepat dalam menabung.
Menurut Raya D. Theresia, Analis Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, kesadaran menabung sejak dini penting untuk membentuk perilaku keuangan yang baik di masa depan. “Anak-anak Indonesia harus memahami betapa pentingnya menabung dan manfaat yang bisa mereka dapatkan dari kegiatan ini,” ujarnya dengan antusias.
Theresia juga menjelaskan peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengawal dan mengatur sektor jasa keuangan secara adil dan transparan. OJK bertujuan untuk memastikan bahwa semua kegiatan di sektor keuangan berjalan dengan tertib dan mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi konsumen dan masyarakat umum.
Di sisi lain, Wakil Bupati Mutsyuhito Solin memberikan tips keuangan yang diadopsi dari praktik para konglomerat sukses. “Mereka biasanya membagi penghasilan mereka menjadi lima bagian, yang meliputi kebutuhan sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, wisata, tabungan, dan amal,” ungkapnya.
Dalam momen yang penuh semangat ini, Wakil Bupati bersama dengan undangan lainnya menyerahkan buku tabungan pelajar kepada siswa-siswi SMPN 1 Salak. Langkah ini diharapkan dapat mendorong minat mereka untuk mulai mengelola keuangan pribadi sejak usia muda.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menabung, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dari pemerintah dan lembaga keuangan untuk mendukung literasi keuangan di kalangan generasi muda Pakpak Bharat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi tonggak awal untuk membentuk budaya menabung yang kuat dan berkelanjutan di masa yang akan datang.
(N/014)
JAKARTA Seorang warga meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi pingsan saat kerusuhan terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah disebut telah mengikhlaskan dan menghormati putusan hakim yang menolak gugatan
NASIONAL
JAKARTA Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan Pemilu tetap digelar pada 2029. Hasto meminta tidak ada upaya yang bertentangan
POLITIK
BOGOR Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan penggeledahan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan maksud Presiden Prabowo Subianto yang mempersilakan menteri mingg
POLITIK
PEKANBARU Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memuji penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang dinilainya berja
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 pada 2027 dapat menciptakan sekitar 2
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan uji materi UndangUndang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya mengamankan 322 orang yang diduga berkaitan dengan kerusuhan setelah demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khus
HUKUM DAN KRIMINAL