BREAKING NEWS
Rabu, 18 Maret 2026

Belum Setahun , 818 Korban Tewas dalam Lakalantas di Sumut

BITVonline.com - Senin, 15 Juli 2024 06:40 WIB
Belum Setahun , 818 Korban Tewas dalam Lakalantas di Sumut
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMUT -Polda Sumatera Utara memulai Operasi Patuh Toba 2024 sebagai langkah serius dalam menanggulangi tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang telah mengakibatkan kerugian nyawa yang besar di wilayah ini. Operasi yang dilakukan selama 14 hari, mulai tanggal 15 Juli hingga 28 Juli mendatang, bertujuan untuk menegakkan disiplin berlalu lintas di jalan raya.

Komjen Agung Setya Imam Effendi, Kapolda Sumut, mengungkapkan keprihatinannya terhadap statistik kecelakaan yang mencatatkan 3.425 insiden hanya dalam periode Januari hingga Juli 2024. “Dari jumlah tersebut, kita kehilangan 818 nyawa, dengan rata-rata empat orang meninggal setiap harinya akibat kecelakaan,” ujarnya pada konferensi pers di Medan, Senin (15/7/2024).

Data yang disampaikan Kapolda menunjukkan bahwa upaya menertibkan lalu lintas masih memerlukan perhatian serius. Sejak awal tahun ini, pihak kepolisian telah melakukan 61.042 tilang, dengan pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm (39.461 tilang), melawan arus (7.906 tilang), dan penggunaan knalpot bising (4.462 tilang).

“Ketidakdisiplinan seperti ini adalah cerminan dari minimnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” tegas Agung. Ia juga menyoroti perilaku berisiko, seperti anak-anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor dan seringnya pelanggaran terhadap aturan lampu lalu lintas.

Operasi Patuh Toba 2024 tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai bentuk sosialisasi penting menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Sumut. “Kami ingin masyarakat Sumatera Utara, khususnya Medan, tidak lagi terkenal dengan pelanggaran lalu lintas. Ini bukan hanya masalah hukum, tapi juga keselamatan bersama,” tambahnya.

Reaksi dari masyarakat pun beragam. Sebagian mengapresiasi langkah tegas kepolisian dalam menanggulangi kecelakaan, sementara yang lain menyuarakan pentingnya pendidikan lalu lintas yang lebih intensif sejak dini. “Kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari pendidikan di sekolah, agar generasi mendatang lebih paham akan pentingnya aturan dan keselamatan di jalan,” komentar seorang pendidik di Medan.

Dalam upaya menyebarluaskan informasi ini lebih lanjut, publik diharapkan untuk mengikuti berita dan informasi terkait dari sumber berita terpercaya.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru