BREAKING NEWS
Rabu, 17 Juni 2026

Tragedi Tewasnya Tukimin di Tandon Air Lapas Wirogunan: Kisah Sedih Seorang Buruh Harian Lepas

BITVonline.com - Senin, 15 Juli 2024 03:53 WIB
Tragedi Tewasnya Tukimin di Tandon Air Lapas Wirogunan: Kisah Sedih Seorang Buruh Harian Lepas
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

YOGYAKARTA -Minggu siang (14/7) menjadi hari yang tragis bagi Tukimin (46 tahun), seorang buruh harian lepas yang tewas saat membersihkan tandon air di asrama Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wirogunan, atau Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Tukimin, warga Kelurahan Srimartani, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, mengembuskan napas terakhirnya dalam tugas sederhana yang berujung petaka.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan Kasi Humas Polresta Yogya, AKP Sujarwo, tragedi bermula ketika Tukimin berada di dalam tandon air berkedalaman 1,5 meter. Saat itu, Tukimin sempat mengeluh kepada rekannya bahwa ia merasa hampir pingsan.

“Saat di dalam tandon air, korban berkata kepada saksi, ‘Aku mau pingsan,’ lalu korban terpeleset ke belakang dan kepalanya bagian belakang terbentur dinding tandon air. Namun, oleh saksi dikira bercanda,” ujar Sujarwo pada Senin (15/7).

Upaya Penyelamatan

Sang rekan yang semula mengira Tukimin hanya bercanda, segera turun ke tandon air ketika menyadari seriusnya situasi. Ia berusaha memberikan pertolongan pertama dengan memompa dada Tukimin dan melakukan resusitasi jantung paru (CPR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa Tukimin.

“Namun korban tidak bisa terselamatkan,” kata Sujarwo. Saksi pun berteriak meminta pertolongan dari warga sekitar, yang segera menghubungi pihak berwajib.

Evakuasi dan Penanganan

Jenazah Tukimin diturunkan oleh tim Pemadam Kebakaran dan dibawa ke RS Wirosaban menggunakan ambulans dari PMI Yogya. Proses evakuasi berlangsung cepat dan penuh kesedihan, menggambarkan betapa berbahayanya pekerjaan sehari-hari yang sering dianggap sepele.

Sikap Keluarga

Menurut Sujarwo, keluarga Tukimin telah mengikhlaskan kepergian almarhum. Kejadian ini menambah deretan kisah pilu yang menimpa para buruh harian lepas yang bekerja tanpa jaminan keselamatan yang memadai. Meski demikian, sikap ikhlas dari keluarga korban menunjukkan betapa besar ketabahan mereka dalam menghadapi cobaan hidup.

Refleksi dan Harapan

Tragedi yang menimpa Tukimin seharusnya menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan kerja, terutama bagi para pekerja harian yang sering kali diabaikan perlindungannya. Pihak berwenang diharapkan dapat mengambil langkah-langkah untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.

Tragedi ini juga membuka mata banyak pihak tentang pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama pekerja. Dalam situasi yang penuh tantangan, dukungan moral dan material dari masyarakat sekitar sangat dibutuhkan untuk meringankan beban yang dialami keluarga korban.

Kesimpulan

Kisah Tukimin adalah cerminan dari realitas keras kehidupan buruh harian lepas di Indonesia. Meski sederhana, kisah ini menggugah hati kita semua untuk lebih peduli dan berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan manusiawi. Semoga tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru