JATENG -Persaingan sengit jelang Pilkada Jawa Tengah 2024 semakin memanas dengan munculnya dua figur utama yang menjadi sorotan, yakni Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Meskipun survei terbaru dari Indikator menempatkan Kaesang Pangarep di posisi teratas dengan elektabilitas 22,8%, Cak Imin bersikeras untuk tetap mengusung kandidat internal partainya.
Dalam pernyataannya kepada wartawan di kawasan DPR, Jakarta, Cak Imin menegaskan bahwa PKB tetap mantap mengusung Ketua DPW PKB Jateng, Yusuf Chudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf. “Dari awal PKB mengusung Gus Yusuf,” tegas Cak Imin, mengindikasikan bahwa partainya akan mempertahankan komitmennya terhadap kader internal dalam kontestasi politik ini.
Sementara itu, Sekretaris PKB Jateng, Sukirman, mengungkapkan bahwa partainya tengah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk potensi koalisi dengan PKS, Demokrat, dan PPP. Meskipun demikian, PKB tetap mencari sosok yang tepat sebagai pendamping Gus Yusuf, dengan persyaratan utama adalah seorang birokrat berpengalaman.
Hasil survei Indikator Politik Indonesia juga mencatat 10 nama calon gubernur Jawa Tengah 2024 yang bersaing ketat. Selain Kaesang Pangarep, ada pula Irjen Ahmad Luthfi dengan elektabilitas 18,7%, dan sejumlah tokoh lainnya seperti Taj Yasin Maimoen, Bambang Wuryanto, dan Dico Ganinduto. Perolehan suara ini menunjukkan keragaman preferensi masyarakat Jawa Tengah dalam menentukan pilihan politik mereka di masa depan.
Kisruh terkait pembentukan koalisi dan pilihan strategis partai-partai politik di Jawa Tengah akan terus menjadi fokus utama dalam beberapa bulan mendatang, menjelang jadwal resmi Pilkada. Dengan dinamika yang begitu kompleks, kemampuan manuver politik dan koalisi yang solid akan menjadi kunci bagi setiap kandidat untuk meraih dukungan yang cukup di Pilkada Jateng 2024.
(N/014)
Cak Imin Tak Pertimbangkan Kaesang di Pilgub Jateng: Dari Awal Usung Gus Yusuf