Polda Aceh Bongkar 19 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi dalam Sepekan, 22 Orang Jadi Tersangka
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
JAKARTA -Politik tanah air kembali memanas menjelang Pilkada Jakarta 2024 dengan munculnya dinamika dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Basuki Tjahaja Purnama, atau yang akrab disapa Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini meniti karier politiknya di bawah naungan PDIP, memberikan tanggapannya terkait usulan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta yang mengusulkan Anies Baswedan sebagai salah satu calon gubernur.
Dalam pernyataannya pada Minggu (16/6/2024), Ahok menegaskan pentingnya disiplin dalam berorganisasi bagi setiap kader PDIP. “Jika keputusan DPP adalah memajukan Pak Anies, tentu setiap kader harus mengedepankan disiplin organisasi untuk mendukung calon yang ditetapkan oleh DPP PDIP,” ujarnya dengan tegas.
PDIP sendiri telah memasuki tahap evaluasi dan diskusi dalam menentukan calon gubernur untuk Pilkada Jakarta 2024. Ahok, yang pada Pilkada DKI Jakarta 2017 berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat, mengingatkan bahwa setiap keputusan partai harus dihormati dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh para kader.
Pertarungan politik di ibu kota pada Pilkada 2017 lalu telah menjadi sejarah tersendiri bagi Ahok. Berhadapan dengan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam putaran kedua, Ahok harus mengakui keunggulan lawan politiknya saat itu. Namun, setelah menyelesaikan perjalanannya dalam Pilpres 2024, Anies kini muncul sebagai salah satu kandidat yang potensial untuk diusung PDIP sebagai calon gubernur Jakarta.
Pantas Nainggolan, Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah nama yang tengah dipertimbangkan, termasuk Anies dan Ahok sendiri. “Ada 10 nama yang kami ajukan. Anies adalah salah satu dari nama-nama tersebut. Pak Pras (Prabowo Subianto) juga kami usulkan. Begitu pula dengan Andika,” ungkapnya pada Selasa (11/6/2024).
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP yang akan mempertimbangkan berbagai faktor strategis dan elektabilitas calon untuk memastikan kemenangan di Pilkada mendatang. Ahok menegaskan bahwa semua kader, termasuk dirinya sendiri, siap untuk mendukung calon yang dipilih oleh partai.
Sementara itu, dinamika politik di PDIP tidak hanya berkutat pada pemilihan calon gubernur, tetapi juga mencermati respons dari berbagai pihak terkait dengan usulan tersebut. Dari sisi elektabilitas dan strategi politik, PDIP perlu mempertimbangkan dengan cermat agar dapat memenangkan Pilkada Jakarta 2024.
Pada akhirnya, peran PDIP dalam mengusung calon gubernur akan menjadi sorotan penting dalam perjalanan politik ibu kota. Bagaimana dinamika ini akan berlanjut dan bagaimana PDIP menanggapi berbagai tantangan politik menjelang Pilkada akan menjadi cerita yang menarik untuk diikuti.
Dengan berbagai keputusan dan dinamika politik yang terjadi, satu hal yang pasti adalah bahwa Pilkada Jakarta 2024 akan menjadi panggung utama bagi persaingan politik yang sengit dan menentukan bagi masa depan ibu kota.
(N/014)
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa seorang warga negara Taiwan berinisial YCY, 42 tahun, ke gedung Bareskr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mempercepat penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setel
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya mengkaji ulang definisi tindak pidana korupsi dalam UndangUndang Pemberan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pemerintah kabupaten dan kota mengembangkan desa serta kelurahan kr
PEMERINTAHAN
NIAS Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mematangkan persiapan penyerahan pengelolaan RSUD dr M Thomsen kepada Pemerintah Kota Gunungsito
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta masyarakat melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan a
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta seluruh rumah sakit di Kota Medan tidak menolak pasien pengguna BPJS Kesehatan yang me
KESEHATAN
MEDAN Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perkebunan dan pertemuan berbagai bud
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Banjir dan tanah longsor melanda enam kabupaten di Sumatera Utara pada pekan ketiga hingga keempat Oktober 2026. Bencana yang dipi
PERISTIWA