BALI -Sebuah kisah mengejutkan menghiasi berita ketika turis asal Inggris, Damon Anthony Alexander Hills (50), terlibat dalam aksi mencuri truk di Bali. Namun, apa yang sebenarnya menjadi motif di balik tindakannya ini? Polisi mengungkap bahwa Damon melakukan aksinya dalam kondisi panik dan ketakutan, merasa diikuti oleh seseorang.
Menurut Kapolsek Kuta Utara, AKP Muhammad Rizky Fernandez, Damon merasa terpojok dan putus asa, sehingga memutuskan untuk mencuri truk kuning yang terparkir di Jalan Raya Kerobokan. Tujuannya hanya satu: kabur ke bandara. Namun, tindakan tersebut tidak hanya menciptakan kekacauan di jalan, tetapi juga merugikan beberapa pihak.
Polisi masih menunggu hasil tes urine dan psikologis Damon untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kondisinya. Namun, berita baiknya adalah kondisi Damon sudah mulai stabil dan dia dapat diajak berkomunikasi.
Kisah ini bermula ketika Damon mencuri truk yang terparkir di jalanan Bali pada Minggu malam. Dengan tegasnya, Damon memukul dan menendang sopir truk yang sedang tidur, lalu membawa kabur kendaraan tersebut. Aksinya yang nekat menyebabkan kerusakan pada lima kendaraan dan menciptakan kekacauan di jalan.
Petugas keamanan bandara bersama polisi langsung bertindak cepat untuk menangkap Damon begitu dia memasuki area Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai.
Kisah Damon Anthony Alexander Hills menjadi cermin dari dampak psikologis yang bisa memicu tindakan-tindakan ekstrem. Namun, kasus ini juga mengingatkan kita untuk lebih memperhatikan kondisi mental dan kesejahteraan orang lain di sekitar kita, sehingga tragedi serupa dapat dihindari di masa mendatang.
(N/014)
WN Inggris di Bali: Pengakuan Mencuri Truk Karena Merasa Diikuti?