Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Dan Lanal TBA, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah Laut
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung menerima kunjungan kerja sekaligus
PEMERINTAHAN
BOGOR -Kematian satu orang akibat keracunan massal yang terjadi di Bogor Selatan mengundang keprihatinan. Dugaan kuat menyebutkan bahwa keracunan ini terkait dengan makanan yang disajikan dalam acara tahlilan, dimana makanan tersebut telah dimasak sehari sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam pernyataannya pada Selasa (4/6/2024), mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai investigasi terkait kejadian ini. “Kejadiannya kan malam Minggu. Setelah kita telusuri, ternyata pengolahan makanannya pun dilakukan sehari sebelumnya. Kita akan investigasi, telusuri lagi kronologisnya,” ujarnya.
Retno menyebutkan bahwa sampel makanan yang dikonsumsi oleh 71 warga dalam acara tahlilan akan diperiksa di laboratorium. Namun, pihak Dinas Kesehatan Kota Bogor masih terus menyelidiki menu apa yang menjadi pemicu keracunan massal ini.
“Ini memang dugaan sumbernya sama, dari makanan yang dimakan di acara itu. Dugaannya adalah, punya riwayat yang sama, kemudian lokasi kejadian sama, jadi dugaannya memang keracunan makanan,” kata Sri Nowo.
Pihak Dinas Kesehatan Kota Bogor juga telah mengambil sampel muntah dan feses korban keracunan massal untuk diperiksa di laboratorium. “Sampel makanan sih kita sedang cek, belum dipastikan ya, karena kan kita mesti cek lab dulu sampel makanannya, kemudian dari muntahannya atau fesesnya. Jadi nanti akan diketahui makanan mana yang menyebabkan (keracunan),” jelasnya.
Sebelumnya, seorang warga bernama Pupuh (43) mengungkapkan bahwa menu makanan yang disajikan dalam acara tahlilan berupa nasi uduk dan telur bumbu sambal (balado). Makanan tersebut dikonsumsi oleh sepupunya dan berujung pada dirawat di puskesmas karena diduga mengalami keracunan.
“Menunya nasi uduk sama telor balado. Dibawain sama sodara pakai rantang. Memang kan ada yang makan di lokasi ada yang dibawain ke rumah,” ujar Pupuh, yang menjelaskan kronologis keracunan yang dialami oleh sepupunya bernama Aria Latifah.
Kejadian tragis ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap pengolahan dan penyajian makanan dalam acara keagamaan atau sosial guna mencegah terjadinya keracunan massal di masa mendatang. Diharapkan, investigasi dari Dinas Kesehatan Kota Bogor dapat segera mengungkap penyebab pasti dari insiden ini demi mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
(N/014)
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung menerima kunjungan kerja sekaligus
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menyatakan siap mendukung Program Literasi Digital Tahun 2026 yang diinisiasi Kementer
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarak
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Pemilihan
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Puskesmas seLa
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan penanganan penyalahgunaan narkoba dan kriminalitas tidak cukup hanya mengandalkan penegakan h
PEMERINTAHAN
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di seluruh wilayah Provinsi Bali pada Kamis, 30 Jul
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami hujan rin
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Kamis, 30 Juli 2026
NASIONAL