NTT -Kecamatan Ndona, Flores, NTT, diguncang oleh tragedi memilukan ketika dua warga Desa Wolotopo Timur tertimbun material longsor, meninggalkan satu korban tewas dan satu lagi berjuang untuk bertahan hidup. Kejadian tragis ini menggugah simpati dan keprihatinan luas di tengah-tengah masyarakat setempat.
Peristiwa ini bermula pada malam yang kelam, ketika hujan deras melanda Kabupaten Ende selama beberapa jam. Dampak dari curah hujan yang tinggi ini menyebabkan tembok penyokong setinggi 5 meter longsor menimpa rumah warga, mengubur dua korban di bawah reruntuhan material.
Menurut Kapolsek Ndona, Ipda I Gede Wisna, kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 8 malam. Kedua korban, ibu dan anak, mendengar gemuruh yang mengagetkan dan berusaha menyelamatkan diri. Namun, saat mereka berusaha melarikan diri, tembok penyokong dan material longsor lainnya ambruk, menimbun kedua korban di bawah reruntuhan.
Korban yang meninggal dunia adalah anak perempuan dari ibu inisial AN, sedangkan ibunya berhasil diselamatkan dan saat ini sedang dalam perawatan di RSUD Ende.
Sementara hujan masih terus mengguyur Kabupaten Ende, Kapolsek Ndona mengimbau kepada masyarakat, terutama di wilayahnya, untuk berhati-hati dan waspada. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi longsor yang masih ada memerlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh warga.
Tragedi ini menjadi pengingat akan kerentanan manusia terhadap alam, sekaligus menyoroti perlunya upaya mitigasi bencana yang lebih efektif. Semoga korban yang selamat segera pulih dan semoga tidak ada korban lain yang harus mengalami nasib serupa.
(N/014)
Tragedi Longsor di Desa Wolotopo! Ibu dan Anak Terperangkap Dalam Bencana!