FLORES -Flores kembali dihebohkan dengan kejadian tragis begal jalanan yang menimpa Petrus Regu, seorang warga Waekokak, Kabupaten Nagekeo, NTT. Kejadian ini membuka tabir keganasan yang kerap mengancam para pengendara di jalur Pota-Riung Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Manggarai Timur.
Petrus Regu, pada malam kelabu tanggal 17 April 2024 sekitar pukul 19.30 WITA, menjadi korban aksi keji begal. Mengendarai sepeda motor menuju Buntal, perjalanannya tiba-tiba terhenti oleh kedua pria yang muncul tanpa aba-aba. Dalam sekejap, tasnya yang berisi uang senilai Rp14 juta disambar dengan kejam. Namun, tragedi tak berhenti di situ.
Kapolsek Sambi Rampas, Iptu Kiki Z. M. Bachsoan, membenarkan kejadian mencekam ini. Menurut keterangan saksi, Paulus Lejong, pelaku begal memiliki ciri-ciri yang membuat keberadaan mereka semakin misterius. Salah satu dari mereka berpostur tubuh tinggi dan gemuk, mengenakan jaket hitam, dan menyamarkan wajah dengan masker.
Korban diserang secara tiba-tiba, mendapat pukulan yang membuatnya tersungkur. Mereka tidak hanya merampas tas, tapi juga melakukan kekerasan fisik hingga menyebabkan luka pada korban. Saat korban berusaha merebut kembali hartanya, pelaku bahkan mengeluarkan pisau yang mengancam nyawanya.
Keberanian korban untuk mengejar pelaku tak bisa dipandang sebelah mata. Namun, keterbatasan dan kekuatan pisau yang diarahkan kepada korban membuatnya harus mengalah, dengan harapan tetap hidup. Laporan kejadian ini membawa kita ke ranah kekerasan jalanan yang semakin meresahkan.
Dalam upaya mengejar keadilan, korban tak sendiri. Dukungan dari pihak kepolisian dan masyarakat menjadi penting. Lelangtas perjuangan mengusut kasus ini akan menjadi ujian keberanian dan keadilan bagi korban dan masyarakat sekitar.
(N/014)
Dibegal Dijalan, Pria di NTT Babak Belur Hingga Uang Rp14 Juta Raib