Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Minggu 31 Mei 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Minggu, 31 Mei 2026.
NASIONAL
Jakarta, 3 Maret 2024 – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) dengan tegas menolak usulan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk program makan siang gratis, yang merupakan janji politik dari Capres dan Cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, apabila memenangkan Pemilu 2024.
Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri, menyampaikan penolakan ini dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 2 Maret 2024. Iman mengungkapkan kekecewaannya terhadap rencana pengalokasian dana pendidikan untuk program makan siang gratis, mengingat sebagian besar dana BOS digunakan untuk membayar gaji guru dan tenaga pendidik honorer.
“Meskipun pada prinsipnya P2G mengharapkan pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, kami menyoroti bahwa beberapa guru honorer mengandalkan dana BOS untuk hidup. Memberikan makan gratis kepada siswa seharusnya tidak dilakukan dengan mengambil hak gaji para guru,” tegas Iman.
Iman mempertanyakan kebijakan ini, menyarankan agar skema makan siang gratis tidak mengambil sumber dari anggaran pendidikan dan BOS APBN. Ia merasa bahwa dalam kondisi APBN saat ini, pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan kesejahteraan guru, perbaikan fasilitas sekolah, dan peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Iman mengungkapkan bahwa 60,6% ruang kelas SD mengalami kerusakan pada tahun ajaran 2021/2022. Ia menilai bahwa kondisi ini seharusnya menjadi fokus utama pemerintah, terlebih jika harus menanggung beban makan siang gratis.
Ia juga mencatat bahwa anggaran dana BOS dari pemerintah pusat terus mengalami penurunan setiap tahunnya, dengan penurunan mencapai Rp 539 miliar dari 2022 ke 2023. Iman khawatir bahwa pengalokasian dana BOS untuk program makan siang gratis dapat mengorbankan sektor-sektor lain yang lebih esensial, seperti upah guru honorer.
Iman menyatakan bahwa banyak Sekolah Dasar mengeluhkan kekurangan dana BOS untuk siswa, dengan setiap siswa hanya mendapatkan Rp 900 ribu per tahun. Dengan menghitung bahwa negara menganggarkan Rp 2.830 per siswa per hari, Iman mempertanyakan kemanusiaan pembiayaan pendidikan saat ini.
Dengan tegas, Iman menyimpulkan bahwa usulan penggunaan dana BOS untuk program makan siang gratis justru akan menambah persoalan daripada memberikan solusi yang diharapkan. Sementara ia mengakui pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, ia menekankan bahwa langkah ini harus dipertimbangkan secara menyeluruh, terutama terkait kesejahteraan guru dan kondisi infrastruktur sekolah.
(PENULIS KRISNA/EDITOR KIKY ANGERIYANI)
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Minggu, 31 Mei 2026.
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Minggu, 31 Mei 2026.
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Minggu, 31 Mei 2026
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan penyalahgunaan gas nitrous oxide (N2O) bermerek Whip
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Grati
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga disiplin fiskal dengan mempertahankan defis
EKONOMI
JAKARTA Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) Riau melaporkan Permadi Arya atau Abu Janda ke Polda Riau, Sabtu, 30 Mei
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aktivitas ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera U
NASIONAL
MEDAN Keluarga korban kasus pembunuhan anak di Medan, MHS (15), menyatakan kecewa atas putusan Pengadilan Tinggi Militer I Medan yang me
HUKUM DAN KRIMINAL