Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA -Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menyatakan partainya terbuka untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang baru saja dipecat dari keanggotaan PDIP. Meski demikian, Willy menegaskan bahwa NasDem menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menentukan langkah selanjutnya dalam karier politiknya.
“Saya kira kita serahkan kepada Pak Jokowi. Pak Jokowi lebih tahu bagaimana dinamika politik ini, mana yang paling nyaman untuk beliau. Monggo mawon Pak Jokowi, NasDem terbuka, anytime,” ungkap Willy Aditya kepada wartawan, Rabu (18/12).
Willy menilai bahwa Jokowi adalah sosok yang paling paham terhadap perkembangan politik Indonesia saat ini. Ia juga mengungkapkan bahwa Jokowi sudah merasakan kenyamanan saat berinteraksi dengan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.
“Pak Jokowi kan sudah merasakan bagaimana nyamannya berada di pundak Pak Surya. Jadi, monggo mawon kita serahkan kepada Pak Jokowi,” tambah Willy.
Sikap terbuka NasDem ini muncul setelah PDIP memutuskan untuk memecat Jokowi, beserta anaknya Gibran Rakabuming Raka dan menantu Bobby Nasution, dari keanggotaan partai berlambang moncong putih tersebut.
Pada Senin, 16 Desember 2024, PDIP melalui Ketua Bidang Kehormatan Komarudin Watubun mengumumkan pemecatan terhadap Jokowi, Gibran, dan Bobby. Pemecatan itu juga mencakup 27 anggota lain dari PDIP.
Komarudin dalam keterangannya menyatakan bahwa keputusan pemecatan Jokowi tercatat dalam Surat Keputusan (SK) dengan nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024, SK pemecatan Gibran tercatat dengan nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024, dan SK pemecatan Bobby dengan nomor 1651/KPTS/XII/2024.
Menanggapi pemecatan tersebut, Jokowi mengatakan bahwa ia menghormati keputusan PDIP. Ia juga menegaskan tidak akan membela ataupun memberikan penilaian lebih lanjut atas keputusan tersebut. “Tidak apa-apa, saya menghormati itu, dan saya tidak dalam posisi membela atau memberikan penilaian karena keputusan itu sudah terjadi. Nanti waktu yang akan mengujinya,” ujar Jokowi, saat ditemui di kediamannya di Solo pada Selasa (17/12).
Dengan perkembangan ini, kini publik menunggu langkah politik selanjutnya dari Jokowi pasca-pemecatan tersebut, serta respons dari NasDem yang menyatakan kesiapan untuk menerima mantan presiden tersebut.
(N/014)
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.