BREAKING NEWS
Jumat, 12 Juni 2026

Kapolri Sebut Jaringan KKB Papua Meningkat Jadi 1.400, Tantangan Stabilitas dan Kamtibmas

BITVonline.com - Kamis, 14 November 2024 14:09 WIB
Kapolri Sebut Jaringan KKB Papua Meningkat Jadi 1.400, Tantangan Stabilitas dan Kamtibmas
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DEPOK- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti perkembangan terbaru terkait stabilitas keamanan di Papua, yang semakin terancam dengan bertambahnya jumlah kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah tersebut. Dalam acara “Syukuran HUT Ke-79 Korps Brimob Polri” di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2024), Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa jumlah KKB yang semula sekitar 300 kelompok beberapa tahun lalu kini meningkat menjadi lebih dari 1.400, dengan jaringan yang semakin berkembang.

Jenderal Sigit menyatakan bahwa peningkatan jumlah KKB ini menjadi tantangan besar dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di Papua. “Sebelum adanya pengumuman daerah otonomi baru (DOB) dan kebijakan dana otonomi khusus (Otsus), jumlah KKB hanya sekitar 300. Namun sekarang, pasca kebijakan tersebut, jumlahnya sudah melebihi 1.400 dan jaringannya pun semakin bertambah,” ujarnya.

Sigit menjelaskan, meningkatnya jumlah KKB ini mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah terkait pemberian Otsus dan DOB di Papua belum dapat diterima dengan baik oleh sebagian kelompok di wilayah tersebut. Ia juga menambahkan bahwa meskipun pemerintah telah berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua melalui kebijakan tersebut, distribusinya belum maksimal. “Apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat Papua, belum bisa diterima dengan baik atau mungkin belum tersosialisasi dengan baik,” ujarnya.

Meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar, Sigit menekankan pentingnya peran Brimob dalam menjaga keamanan di Papua. “Yang dikedepankan dalam hal ini adalah rekan-rekan dari Brimob Polri,” ungkapnya. Ia juga mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk tetap siap menghadapi dinamika yang terjadi di Papua, sembari menegaskan bahwa pemerintah dan aparat keamanan akan terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat di Papua bahwa NKRI serius ingin meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga mengingatkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi KKB adalah pentingnya menciptakan pemahaman yang lebih baik di kalangan masyarakat Papua, sehingga mereka dapat merasakan manfaat dari kebijakan pemerintah. “Di sisi lain, kita harus memahamkan saudara-saudara kita di Papua bahwa NKRI ini serius untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutup Sigit.

Sementara itu, Polri terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani konflik di Papua dan memerangi kelompok-kelompok bersenjata tersebut, yang seringkali menjadi penghalang utama bagi stabilitas di wilayah timur Indonesia. Kapolri juga mengapresiasi peran Brimob dalam mengatasi berbagai ancaman dan situasi sulit di Papua. (JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru