BREAKING NEWS
Jumat, 12 Juni 2026

Jumlah Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Flores Timur Capai 12.200, Basarnas Terus Lakukan Evakuasi

BITVonline.com - Senin, 11 November 2024 05:18 WIB
Jumlah Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Flores Timur Capai 12.200, Basarnas Terus Lakukan Evakuasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

FLORES TIMUR -Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Kusworo, mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah meningkat menjadi 12.200 orang. Data tersebut diperoleh setelah operasi evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan.

“Pengungsi yang kami data saat ini sudah mencapai sekitar 12.200 orang. Sebelumnya, jumlahnya berada di angka 11.000 lebih,” kata Kusworo dalam keterangan pers yang dilansir di Jakarta, Senin (11/11/2024). Ia juga menambahkan bahwa meskipun jumlah pengungsi terus bertambah, tidak ada laporan korban hilang dalam bencana ini.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi pada Senin, 4 November 2024, menyebabkan dampak yang cukup besar di beberapa desa sekitar gunung. Selain menewaskan beberapa korban jiwa, letusan vulkanik tersebut juga memicu munculnya awan panas dan lava pijar yang menyembur keluar dari kawah gunung. Sejak itu, pihak Basarnas, bersama dengan instansi terkait, telah bekerja keras melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada korban yang terdampak.

Proses Evakuasi dan Penanganan Pengungsi

Basarnas mengerahkan sekitar 2.000 hingga 3.000 personel SAR gabungan yang berasal dari Maumere dan Kupang untuk mempercepat proses evakuasi dan penyelamatan. Kusworo menegaskan bahwa tim SAR selalu beroperasi sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku, untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengungsi.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, operasi SAR kita lakukan dengan tujuan untuk mencari, menolong, dan mengevakuasi para korban dengan aman. Kami juga berusaha memberikan tempat terbaik bagi pengungsi untuk memastikan mereka merasa nyaman selama di pengungsian,” ujarnya.

Meski upaya evakuasi terus dilakukan, Kusworo mengungkapkan bahwa tim Basarnas tetap fokus pada penanggulangan bencana ini. Pihaknya juga mengimbau warga di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki untuk selalu waspada mengingat status gunung api tersebut yang masih berada di level IV (Awas).

Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Ditingkatkan ke Level IV

Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang merupakan gunung api strato bertipe andesitik di bagian timur Pulau Flores, telah mengalami erupsi hebat sejak awal November. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya menaikkan status gunung ini dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) pada Minggu, 3 November 2024, setelah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.

Gunung Lewotobi sendiri memiliki dua puncak, yaitu Lewotobi Laki-laki dan Lewotobi Perempuan, yang terletak kurang dari dua kilometer dari satu sama lain. Erupsi ini menyebabkan luncuran awan panas dan semburan lava yang membahayakan kehidupan warga di desa-desa sekitar.

Upaya Pemerintah dalam Penanganan Bencana

Pemerintah daerah dan berbagai lembaga terkait terus bekerja sama untuk mengatasi dampak erupsi ini. Selain Basarnas, berbagai tim penanggulangan bencana juga telah diterjunkan untuk membantu evakuasi dan memberikan bantuan logistik kepada para pengungsi.

“Semua pihak terus bahu-membahu dalam menangani bencana ini. Kami berharap agar masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas untuk keselamatan bersama,” ujar Kusworo, menutup pernyataan.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru