Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
BEKASI -Sejumlah pelajar yang terlibat tawuran di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, diamankan oleh Polsek Cikarang Utara. Kejadian ini berlangsung pada Selasa (24/9) dan melibatkan 29 pelajar di bawah umur. Para pelajar tersebut dihukum bersujud di kaki orangtua mereka sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan yang mereka lakukan.
Kapolsek Cikarang Utara, Sutrisno, menjelaskan bahwa aksi tawuran ini berhasil digagalkan berkat laporan cepat dari warga. “Mereka ini yang diamankan diduga akan melakukan tawuran dengan membawa benda sajam,” ungkap Sutrisno saat konferensi pers di Cikarang, Rabu (25/9).
Kejadian dan Penangkapan
Penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya persiapan tawuran. Polisi segera merespons dengan mendatangi lokasi dan mengamankan 29 pelajar beserta tujuh bilah senjata tajam, termasuk celurit dan pedang.
“Kecepatan respons warga yang melaporkan ke polisi menjadi kunci. Dengan sigap, kepolisian mendatangi tempat kejadian dan berhasil menggagalkan aksi tawuran tersebut,” kata Sutrisno.
Setelah diamankan, para pelajar tersebut dibawa ke Polsek Cikarang Utara untuk dilakukan pemeriksaan. Polisi kemudian memanggil orang tua para pelajar yang terlibat, serta perwakilan guru dari sekolah-sekolah terkait.
Hukuman yang Berarti
Di hadapan orang tua dan pihak sekolah, para pelajar tersebut diberi hukuman yang berbeda dari biasanya. Mereka dihukum bersujud di kaki orangtua masing-masing. Tindakan ini diharapkan dapat menyentuh hati mereka dan memberikan efek jera.
“Sampai saat ini kami memberikan arahan untuk memberikan surat pernyataan agar kita semua punya komitmen bersama untuk terus mengawasi anak-anak dan menjaga mereka agar tidak terlibat tawuran. Jangan sampai juga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Sutrisno dengan nada serius.
Tangis haru terlihat di antara orangtua dan pelajar saat mereka menjalani hukuman tersebut. Kejadian ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi pelajar lain yang sering terlibat dalam tawuran.
Upaya Mencegah Tawuran
Kapolsek juga menegaskan pentingnya koordinasi antara pihak kepolisian, warga, dan pos kamling untuk meminimalisir kejadian tawuran di masa mendatang. “Kejadian ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelajar-pelajar yang sering terlibat dalam tawuran,” imbuh Sutrisno.
Diharapkan, upaya ini dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak, serta mengurangi potensi kejahatan di kalangan remaja. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memantau dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar aksi tawuran tidak terulang di kemudian hari.
Dengan berbagai langkah yang diambil, diharapkan para pelajar dapat menyadari dampak negatif dari tawuran dan menjauhi tindakan tersebut demi masa depan yang lebih baik.
(N/014)
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA