Baru Kenal Lewat Instagram, Pria Ini Bawa Kabur Motor Mahasiswi di Banda Aceh
BANDA ACEH Seorang pria berinisial MM, 20 tahun, diamankan polisi setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik seorang mahasiswi di B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan ambisinya terkait implementasi Sistem Informasi Mineral dan Batubara (SIMBARA) dalam mengubah lanskap pertambangan Indonesia. Dalam acara “Launching dan Sosialisasi Implementasi Komoditas Nikel dan Timah melalui SIMBARA” di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan hari ini, Luhut menyampaikan keyakinannya bahwa SIMBARA bukan hanya akan meningkatkan penerimaan negara hingga Rp10 triliun, tetapi juga akan secara signifikan mengurangi aktivitas pertambangan ilegal serta keterlibatan pekerja anak di sektor nikel dan timah.
Pernyataan Luhut menyoroti pentingnya SIMBARA sebagai alat untuk mengelola sumber daya mineral secara lebih efektif dan transparan. “Negara akan mendapatkan tambahan pemasukan signifikan dengan masuknya komoditas timah dan nikel dalam SIMBARA,” ungkapnya, sambil menekankan bahwa keuntungan finansial ini sejalan dengan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan memastikan kepatuhan terhadap standar internasional.
Menyusul pernyataan Luhut, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memberikan pandangannya tentang peran SIMBARA dalam pencegahan aktivitas pertambangan ilegal. “SIMBARA memungkinkan pemerintah untuk melakukan pencegahan terhadap berbagai kegiatan ilegal dalam sektor pertambangan, yang potensinya mencapai Rp3,47 triliun,” jelasnya. Menurut Sri Mulyani, analisis data yang cermat terhadap pelaku ilegal akan mengurangi kebocoran negara hingga Rp2,53 triliun, melalui pengidentifikasian dan penanganan profil risiko secara tepat.
Pada kesempatan yang sama, diskusi juga mencakup pentingnya kompliance dalam membayar kewajiban PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Sri Mulyani menegaskan bahwa implementasi SIMBARA akan memungkinkan pemerintah untuk memblokir ekspor barang tambang dari mereka yang belum menyelesaikan kewajiban keuangan mereka, dengan tujuan memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang ada dan mengoptimalkan penerimaan negara, khususnya dari sektor batu bara.
SIMBARA tidak hanya dianggap sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai tonggak penting dalam memperbaiki tata kelola sektor pertambangan di Indonesia. “Dengan nikel dan timah yang merupakan mineral terbesar nomor satu dan nomor dua di dunia, implementasi SIMBARA berpotensi memberikan dampak positif signifikan,” pungkas Sri Mulyani, menggarisbawahi pentingnya langkah ini dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
(N/014)
BANDA ACEH Seorang pria berinisial MM, 20 tahun, diamankan polisi setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik seorang mahasiswi di B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. Rupiah naik 0,19 persen atau 34 poin ke level Rp17.689
EKONOMI
MEDAN Danau Lau Kawar menjadi salah satu destinasi wisata alam yang dikenal masyarakat Sumatera Utara. Danau ini berada di kaki Gunung S
PARIWISATA
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan terhadap tetangga yang menyeret anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, dihentikan oleh Pol
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melemah pada awal perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. Hingga pukul 09.05 WIB, IHSG turun 68
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 26
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional pada Rabu, 26 Agustus 2026, cenderung mengalami penurunan. Penurunan paling ter
EKONOMI
DELI SERDANG Seorang remaja lakilaki berusia 17 tahun berinisial MAH diamankan polisi setelah diduga menyekap dan mengancam ibu kandung
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Teknologi baterai siliconcarbon atau silikonkarbon (Si/C) mulai banyak digunakan pada ponsel flagship terbaru. Teknologi ini m
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah melakukan kegiatan di Bali. Dalam kun
NASIONAL