BRI Peduli Aceh: Salurkan Bantuan Langsung dan Pulihkan Semangat Anak-anak Pascabencana
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
JAKARTA –Jaksa Agung ST Burhanuddin mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh insan Korps Adhyaksa untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Dalam amanatnya yang disampaikan pada acara peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-64 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Burhanuddin menekankan pentingnya netralitas dan profesionalisme di tubuh kejaksaan selama masa Pilkada.
Burhanuddin memperingatkan seluruh jajaran kejaksaan agar tidak terlibat dalam politik praktis. “Saya ingin mengingatkan tanggal 27 November nanti perhelatan Pilkada serentak akan dilaksanakan. Sehingga diperlukan persiapan, peranan dari jajaran kejaksaan dalam Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu),” katanya.
Tegas Menjaga NetralitasDalam amanatnya, Burhanuddin dengan tegas menyatakan bahwa netralitas adalah harga mati bagi seluruh insan Adhyaksa. “Yang paling saya soroti adalah berkaitan netralisasi, netralitas jajaran kejaksaan. Saya tegaskan, tidak ada ruang politik praktis bagi kita,” ujarnya dengan nada serius. Ia menambahkan bahwa siapa pun yang melanggar perintah ini akan ditindak dengan tegas. “Netralitas Adhyaksa adalah harga mati. Kalian melenceng dari situ, aku tindak, ingat itu,” tegasnya.
Burhanuddin juga menyoroti pentingnya peran kejaksaan dalam Sentra Gakkumdu, sebuah lembaga yang bertugas menangani penegakan hukum terkait pelanggaran pemilu. Ia menekankan bahwa integritas dan profesionalisme para jaksa sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga kejaksaan selama proses Pilkada.
Hari Bakti Adhyaksa ke-64: Akselerasi Kejaksaan untuk Indonesia EmasPeringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-64 kali ini mengusung tema “Akselerasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”. Acara yang diadakan di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi kejaksaan dan tamu undangan.
Tema ini mencerminkan komitmen kejaksaan untuk terus berinovasi dan mempercepat upaya penegakan hukum yang modern dan profesional, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Burhanuddin menekankan bahwa kejaksaan harus terus bertransformasi untuk menghadapi tantangan hukum di masa depan.
Komitmen dalam Penegakan HukumDalam pidatonya, Burhanuddin juga menggarisbawahi berbagai capaian dan tantangan yang dihadapi oleh kejaksaan dalam menjalankan tugasnya. Ia memuji kerja keras para jaksa dalam menangani berbagai kasus besar yang menjadi sorotan publik. Namun, ia juga mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kejaksaan.
“Kita harus terus bekerja keras untuk mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas. Kejaksaan harus menjadi garda terdepan dalam memerangi korupsi dan menjaga keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Burhanuddin.
Implementasi Teknologi dalam Penegakan HukumSalah satu fokus utama dalam akselerasi penegakan hukum yang modern adalah implementasi teknologi. Burhanuddin menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penegakan hukum. Ia mendorong seluruh jajaran kejaksaan untuk terus mengembangkan kemampuan teknologi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Dalam era digital ini, kita harus memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kinerja dan transparansi. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk mewujudkan penegakan hukum yang modern dan profesional,” jelasnya.
Harapan untuk Masa DepanDalam akhir pidatonya, Burhanuddin menyampaikan harapan agar seluruh insan Adhyaksa dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan integritas dan profesionalisme. Ia berharap kejaksaan dapat terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik dan mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Semoga kita semua dapat terus bekerja keras, berinovasi, dan menjaga integritas dalam setiap langkah kita. Mari kita bersama-sama mewujudkan penegakan hukum yang modern dan berkeadilan untuk Indonesia yang lebih maju,” tutup Burhanuddin.
(N/014)
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
BANDARLAMPUNG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan akademi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa kontrol atas Greenland merupakan hal yang tak bisa ditawar demi kepenti
INTERNASIONAL
BANDARLAMPUNG Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung untuk meningkatkan penyaluran kred
EKONOMI
JAKARTA Wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem langsung ke DPRD memicu penolakan dari sejumlah warga.
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Muzak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, melakukan mutasi terhadap sejumlah Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) di jaj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang nelayan, Irfan alias Ipan Jengkol, divonis delapan tahun penjara atas pembunuhan remaja berusia 16 tahun, Muhammad Rasyid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI Seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, menjadi korban pengeroyokan sejumlah siswa pada Selasa (13/1/2026
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Timur menangkap seorang pria berinisial M Dhanil, 39 tahun, atas dugaan pencurian baterai mobil
HUKUM DAN KRIMINAL