BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Israel-Iran, GREAT Institute Sambut Positif

Nurul - Sabtu, 28 Februari 2026 22:30 WIB
Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Israel-Iran, GREAT Institute Sambut Positif
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menawarkan diri menjadi mediator untuk meredakan ketegangan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Tawaran ini disampaikan melalui akun resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia, @Kemlu_RI.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," tulis @Kemlu_RI.

Baca Juga:

Serangan Israel menargetkan sejumlah pemukiman sipil di Tehran, Isfahan, dan kota lain. Kantor pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, juga menjadi sasaran, sementara sebuah asrama putri di Isfahan hancur dan menewaskan puluhan siswi.

Iran merespons dengan serangan balasan menggunakan hak yang diatur dalam Pasal 51 Piagam PBB terhadap fasilitas militer AS dan Israel di kawasan Teluk.

Lembaga think tank GREAT Institute menyambut positif langkah Indonesia. Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, menekankan pentingnya metode baru dalam perdamaian kawasan.

"Kami mengapresiasi kesediaan Presiden Prabowo untuk memediasi dan mengajak semua pihak terhindar dari kehancuran yang tak terkira," ujarnya, Sabtu malam.

Teguh menambahkan, serangan balasan Iran merupakan langkah legal untuk menyamakan posisi dan diharapkan mendorong penurunan ketegangan, sehingga pembicaraan damai dapat kembali dilanjutkan.

Kesediaan Indonesia menjadi mediator menunjukkan peran diplomasi aktif negara dalam upaya menjaga stabilitas regional dan keselamatan umat manusia di tengah konflik global yang berpotensi memengaruhi keamanan dan ekonomi internasional.*

(mt/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Serangan Amerika-Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Timur Tengah Lumpuh, Delapan Negara Hentikan Penerbangan Akibat Konflik Iran-AS-Israel
Tragedi di Hormozgan: Serangan Rudal Israel Tewaskan 40 Orang Siswi SD
Dubes RI Pastikan 329 WNI di Teheran Aman Usai Serangan Israel dan AS
Trump Serukan Rakyat Iran Gulingkan Pemerintah, Militer Teheran Diminta Menyerah
Indonesia Dorong Dialog Damai Usai Serangan AS-Israel ke Wilayah Iran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru