Kuliner Malam di Medan: 8 Spot Seafood Pinggir Jalan yang Wajib Dicoba
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
BITVONLINE.COM –Nahdlatul Ulama (NU), salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada lima anggotanya yang bertemu dengan Presiden Israel, Isaac Herzog. Pertemuan ini memicu reaksi keras dari masyarakat, terutama di media sosial.
Foto Pertemuan Menuai KecamanBeredarnya foto-foto kelima nahdliyin yang bertemu dengan Presiden Israel, Isaac Herzog, di media sosial telah memicu gelombang kecaman. Para warganet mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap tindakan tersebut, mengingat agresi yang terus dilakukan oleh Israel terhadap Gaza, Palestina. Agresi tersebut telah menyebabkan banyak korban sipil, termasuk lansia, perempuan, dan anak-anak.
Identitas Lima NahdliyinKelima orang yang menjadi pusat perhatian tersebut adalah Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Bahrul Ulum, Syukron Makmun, dan Izza Annafisah Dania. Hingga saat ini, belum jelas kapan dan apa tujuan dari pertemuan mereka dengan Presiden Israel tersebut.
Reaksi WarganetAkun Instagram resmi @nahdlatululama menjadi sasaran kritik dari warganet yang kecewa. Banyak yang menganggap tindakan tersebut sebagai dukungan terhadap gerakan zionis Israel. Berikut beberapa komentar yang muncul di media sosial:
“Oh ngedukung zionis nih?” tulis seorang warganet dengan nada kesal.
“Kasihan para pendiri NU, sementara penerusnya gak ada empati sama perjuangan rakyat Palestina,” tulis lainnya.
“BANGGA AMAT KETEMU PENJAJAH, PAKE SENYUM2 SEGALA?” tulis seorang warganet dengan nada marah.
Tanggapan Ketua PBNUMenanggapi kontroversi ini, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Savic Ali, menyatakan bahwa pertemuan tersebut tidak atas nama organisasi NU. Menurutnya, PBNU belum mengetahui dukungan pihak mana yang membuat kelima nahdliyin tersebut bisa berangkat ke Israel.
“Kemungkinan kunjungan mereka atas nama pribadi. Kita tidak tahu tujuannya apa dan siapa yang mensponsorinya. Ini tindakan yang disesalkan,” kata Savic Ali pada Minggu (14/7/2024).
Savic Ali sangat menyesalkan tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak memahami geopolitik serta kebijakan NU sebagai organisasi. Menurutnya, kelima nahdliyin tersebut tidak memahami perasaan seluruh warga NU yang mendukung perjuangan rakyat Palestina.
“Kunjungan itu dinilai sebagai tindakan orang yang tak memahami geopolitik dan tak mengerti kebijakan NU secara organisasi,” tegasnya mengutip nu.or.id.
Kontroversi BerlanjutKontroversi ini tidak hanya berhenti pada kecaman warganet, tetapi juga mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap NU. Banyak yang berharap agar organisasi ini lebih tegas dalam menyikapi tindakan anggotanya yang dianggap menyimpang dari garis kebijakan resmi organisasi.
(N/014)
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mengambil langkah baru dengan meningkatkan remunerasi atau bunga atas pengelolaan kas pemerintah. Kebijakan
EKONOMI
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), muncul konsep baru yang disebut AI Sandwich sebagai pendekatan agar ma
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK