BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

PT Primissima: Tantangan dan Dampak Dalam Penanganan BUMN di Era Erick Thohir

BITVonline.com - Rabu, 10 Juli 2024 11:10 WIB
PT Primissima: Tantangan dan Dampak Dalam Penanganan BUMN di Era Erick Thohir
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menanggapi dengan serius isu terkait PT Primissima, sebuah perusahaan tekstil yang terletak di Sleman, Yogyakarta. Perusahaan yang masih tergolong dalam kategori BUMN ini dikabarkan mengalami penurunan kinerja yang signifikan serta menunggak gaji karyawan.

PT Primissima, sejak didirikan sebagai perusahaan patungan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gabungan Koperasi Batik Indonesia, memainkan peran strategis dalam melestarikan produksi mori berkualitas tinggi di Indonesia. Namun, tantangan-tantangan terkini yang dihadapi oleh perusahaan ini memunculkan kekhawatiran yang mendalam, terutama terkait dengan kondisi ekonomi dan manajemen internal perusahaan.

Erick Thohir, dalam tanggapannya, menegaskan bahwa pemerintah tidak mengabaikan masalah yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan BUMN yang mengalami kesulitan. “Saya mendorong transformasi, saya menjaga, tapi yang detail-detail itu ada Dirut (Direktur Utama) dan komut (Komisaris Utama),” ujarnya dengan tegas, menyoroti perlunya peran aktif dari direksi PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dalam menangani masalah ini.

Penyertaan Pemerintah RI dalam bentuk mesin-mesin pemintalan dan pertenunan, serta bantuan dari Pemerintah Belanda yang berasal dari pengusaha tekstil untuk GKBI, menjadi fondasi awal bagi PT Primissima. Namun, situasi terkini menunjukkan bahwa tantangan dalam menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernisasi, serta dinamika pasar global, tidaklah mudah.

Sebuah unggahan di media sosial oleh akun @merapi_uncover memperlihatkan curahan hati seorang pekerja PT Primissima yang dirumahkan selama satu bulan. Unggahan tersebut viral dan mencuatkan keprihatinan publik terhadap nasib pekerja di perusahaan ini.

Sebagai BUMN yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kesejahteraan karyawan dan keberlangsungan operasional, PT Primissima membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan terencana dari pemerintah. Langkah-langkah restrukturisasi dan revitalisasi perusahaan ini menjadi sangat penting agar tidak hanya mempertahankan eksistensi, tetapi juga untuk memastikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Kendati demikian, upaya perbaikan dan transformasi tidak dapat dilakukan tanpa dukungan penuh dari berbagai pihak terkait, termasuk manajemen perusahaan, pemerintah daerah, serta masyarakat yang peduli terhadap nasib perusahaan BUMN di Indonesia.

Dengan adanya perhatian intensif dari pemerintah, diharapkan PT Primissima dapat segera mengatasi tantangan yang dihadapinya, memulihkan kepercayaan publik, dan kembali menjadi salah satu pilar utama dalam industri tekstil nasional.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru