Timnas Indonesia U-19 Taklukkan Timor Leste 3-0, Bobby Nasution: Ribak Sude!
DELI SERDANG Timnas Indonesia U19 berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Timor Leste U19 dengan skor 30 dalam lanjutan Grup A Pia
OLAHRAGA
JAKARTA -Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah tengah menggodok revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satu poin yang mencuat dalam revisi tersebut adalah pemberian kewenangan bagi TNI untuk menduduki jabatan di kementerian tertentu. Namun, sorotan tajam dari sejumlah pihak menyoroti implikasi dari langkah ini terhadap prinsip demokrasi dan kedaulatan sipil.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, menyatakan sikapnya yang mendukung potensi penempatan anggota TNI di kementerian yang terkait dengan keamanan dan politik hukum (polhukam). Dalam pernyataannya kepada wartawan di DPR pada Rabu (12/6), Utut mengungkapkan bahwa prinsip tersebut dianggapnya sebagai langkah positif untuk memperkuat TNI, mengingat keahlian dan kecakapan yang dimiliki oleh personel TNI di bidang keamanan.
Namun, keputusan ini tidak direspons dengan baik oleh sejumlah LSM dan pihak masyarakat sipil. Mereka menyuarakan kekhawatiran bahwa langkah ini dapat membawa kembali era “dwifungsi ABRI”, di mana TNI tidak hanya bertugas sebagai alat pertahanan negara tetapi juga terlibat dalam urusan politik dan pemerintahan sipil.
Namun, Utut menanggapi kekhawatiran tersebut dengan optimisme. Menurutnya, peraturan yang akan diterapkan dalam penempatan anggota TNI di kementerian akan diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP), yang ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Azwar Anas. Hal ini diharapkan dapat menjaga agar keputusan penempatan tersebut tidak melanggar prinsip-prinsip demokrasi dan kedaulatan sipil.
Tentu saja, dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap langkah ini menambah kompleksitas dalam diskusi ini. Mereka memandang bahwa penempatan anggota TNI di kementerian yang relevan dengan bidang tugas TNI adalah langkah yang positif untuk kepentingan nasional yang lebih luas.
Dengan demikian, revisi UU TNI ini terus menjadi topik hangat dalam arena politik Indonesia. Meskipun beberapa pihak mendukungnya sebagai langkah maju dalam memperkuat TNI, kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan kekuasaan dan pelemahan demokrasi tetap menjadi perhatian utama. Seiring proses revisi berlanjut, perluasan dialog dan keterbukaan akan menjadi kunci dalam memastikan bahwa langkah ini benar-benar mengarah pada perbaikan dan tidak merusak fondasi demokrasi yang telah dibangun dengan susah payah.
(N/014)
DELI SERDANG Timnas Indonesia U19 berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Timor Leste U19 dengan skor 30 dalam lanjutan Grup A Pia
OLAHRAGA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dilaporkan menembus level Rp18.000 per dolar AS. Pemerintah melalui Istan
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80. Kegiatan tersebut se
OLAHRAGA
DELI SERDANG Timnas Indonesia U19 berhasil meraih kemenangan penting atas Timor Leste U19 pada laga kedua Grup A Piala AFF U19 2026.
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membuka peluang masuknya Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal ke dalam kabinet
POLITIK
MEDAN Timor Leste tetap tidak mampu mengimbangi permainan Indonesia hingga babak kedua laga Piala AFF U19 tahun 2026 berakhir dengan skor
OLAHRAGA
MEDAN Polrestabes Medan menetapkan dua bersaudara yang diduga menendang serta menodongkan senjata jenis air gun kepada seorang wanita ha
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi penangkapan bandar narkoba di wilayah Belawan, Kota Medan, berujung ricuh setelah petugas kepolisian dari Satresnarkoba Polre
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA, 4 Juni 2026 Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan listrik di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, semakin mengua
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke Wisma Danantara pada Kamis (4/6/2026) siang. Dalam kunjungan tersebut,
POLITIK