Tolak Minta Maaf soal 'Sirkus', Deddy Sitorus Malah Balas dengan Ancaman Langkah Hukum
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus mengaku tidak mempermasalahkan dirinya dilaporkan wartawan parlemen yang tergabung dalam Ko
POLITIK
JAKARTA -Sidang lanjutan kasus dugaan pungli dan gratifikasi di Kementerian Pertanian memunculkan momen menegangkan saat eks kuasa hukum Menteri Pertanian, Febri Diansyah, dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta. Febri, yang sebelumnya menjabat sebagai kuasa hukum SYL selama 5 bulan, mendapat sorotan tajam dari Majelis Hakim terkait dugaan urunan dana atau sharing untuk kepentingan SYL.
Dalam sidang tersebut, Ketua Majelis Hakim, Rianto Adam Pontoh, mencecar Febri dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada pengumpulan dana di Kementerian Pertanian untuk kepentingan SYL. Namun, Febri tampaknya berhati-hati dalam memberikan jawaban, mengingat kewajiban hukumnya sebagai advokat untuk menjaga kerahasiaan hubungan dengan klien.
Terkait pengumpulan dana tersebut, Febri menyampaikan bahwa informasi yang diterimanya terbatas pada proses penyelidikan yang sedang berlangsung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta isu-isu dan persoalan hukum yang diduga terjadi di Kementerian Pertanian. Namun, dia menegaskan bahwa informasi lebih lanjut akan diidentifikasi dan dipelajari lebih lanjut oleh pihaknya.
Selain Febri, sidang hari itu juga menghadirkan empat saksi lainnya, termasuk GM Media Radio Prambors, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan, Karumga Rumah Dinas Mentan era SYL, dan Staf TU Direktorat Alat dan Mesin Pertanian. Mereka diharapkan memberikan klarifikasi terkait dugaan pungli dan gratifikasi yang tengah disidangkan.
Implikasi Kehadiran Febri Diansyah dalam SidangKehadiran Febri Diansyah sebagai saksi dalam sidang tersebut menambah kompleksitas kasus yang sedang bergulir. Dugaan pengumpulan dana atau sharing untuk kepentingan SYL menyoroti isu korupsi dan praktik tidak etis di lembaga pemerintahan, yang memerlukan pengungkapan yang jelas dan tindakan hukum yang tegas.
Pertanyaan-pertanyaan tajam dari Majelis Hakim kepada Febri menunjukkan upaya serius untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan pelanggaran hukum tersebut. Implikasi dari hasil sidang ini dapat memengaruhi reputasi SYL dan pihak terkait lainnya serta memberikan sinyal terhadap penegakan hukum di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus mengaku tidak mempermasalahkan dirinya dilaporkan wartawan parlemen yang tergabung dalam Ko
POLITIK
JAKARTA Viral di media sosial sebuah video yang menampilkan deretan kendaraan lapis baja terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas), Ja
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menolak banding yang diajukan Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Univer
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya mengerahkan 7.643 personel gabungan untuk pengamanan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka HUT ke81 Kem
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kaw
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Semangat dan antusiasme terpancar jelas dari wajah warga Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silou, Sumatera Utara, saat Pemerintah
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjunjung tingg
OLAHRAGA
BINJAI Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, menerima kunjungan pemain tim nasion
OLAHRAGA
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mengemuka. Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi Presiden Prabowo Subianto akan m
NASIONAL