Rupiah Pagi Ini Menguat Tipis ke Rp16.733, Investor Masih Waspada Sentimen Global
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (28/1/2026) pagi ini. Berdasarkan da
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Pada Jumat (17/5), jagat maya di Indonesia kembali diramaikan dengan sorotan yang mengarah pada Direktorat Jenderal Bea Cukai. Kali ini, sorotan itu tidak datang dari kasus besar perdagangan ilegal atau upaya penyelundupan barang terlarang, melainkan bermula dari sebuah kisah yang tak terduga: tas Enzy Storia yang tertahan di Bea Cukai.
Sebuah cerita sederhana yang diposting oleh artis terkenal, Enzy Storia, memicu perdebatan di linimasa media sosial. Tasnya, yang seharusnya tiba dengan aman, terjebak di Bea Cukai karena biaya impor yang dianggap terlalu tinggi oleh Enzy. Keputusannya untuk tidak menebus bea masuk tas tersebut memunculkan pro dan kontra dari berbagai pihak.
Permohonan maaf dari Staf Khusus Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo, menjadi puncak dari perdebatan ini. Melalui cuitannya, Prastowo menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Enzy Storia. Dia juga menegaskan bahwa pihak Kementerian Keuangan telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk menyelesaikan masalah ini. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak jasa pengiriman untuk memastikan tas tersebut segera sampai kepada pemiliknya.
Namun, sorotan tidak berhenti di sini. Enzy Storia juga diminta memberikan kronologi lengkap terkait kejadian ini agar penyelesaiannya bisa dilakukan dengan lebih efektif. Prastowo menjanjikan bahwa setelah menerima informasi lengkap dari Enzy, pihaknya akan segera mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah ini.
Sebelumnya, Enzy Storia menuliskan cuitannya yang menggambarkan ketidaknyamanannya atas situasi ini. Dengan nada yang santai, ia menyatakan penasarannya apakah tas yang tidak ia tebus karena biaya pajaknya lebih mahal dari harga tas itu sudah dikirim balik kepada pengirimnya.
Perdebatan ini menyoroti tidak hanya masalah biaya impor yang dianggap terlalu tinggi, tetapi juga kinerja dan efisiensi Direktorat Jenderal Bea Cukai dalam menangani masalah seperti ini. Sebagian besar publik menuntut transparansi dan keadilan dalam penyelesaian kasus ini, serta harapan bahwa kasus serupa tidak akan terjadi lagi di masa mendatang.
Dengan demikian, tas Enzy Storia yang tertahan di Bea Cukai tidak hanya menjadi cerita sederhana tentang seorang artis yang mengalami masalah dengan bea masuk, tetapi juga mencerminkan kompleksitas dalam sistem bea cukai dan kebutuhan akan reformasi yang lebih baik di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (28/1/2026) pagi ini. Berdasarkan da
EKONOMI
JAKARTA Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengungkap alasan pengunduran dirinya dari jaba
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) kembali mencatat rekor baru pada perdagangan har
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka ambruk 6,69 atau turun 600,82 poin ke level 8.379,41 pada perdagangan Rabu (28/1/2026
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah harga pangan hari ini mengalami penurunan, terutama komoditas cabai, bawang, minyak goreng, dan daging. Berdasarkan dat
EKONOMI
MEDAN Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., menghad
PEMERINTAHAN
KARO Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 yang digelar secara hybrid, melalui Z
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang melakukan monitoring kinerja Aparatur Sipil Negara (AS
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat prestasi penting di sektor kesehatan. Universal Health Coverage (UHC) Ka
PEMERINTAHAN
TAPTENG Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tapanuli Tengah, Santo P. Malau, ST, melakukan kunjungan silatu
PEMERINTAHAN