Perpres Kopdes Merah Putih Segera Terbit, Bansos dan Barang Subsidi Bakal Lewat Koperasi Desa
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama sejumlah kementerian dan lembaga tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Peraturan Pre
EKONOMI
MEDAN -Ratusan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan aksi protes di gedung rektorat pada Rabu (8/5/2024). Mereka menolak keras kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diberlakukan tahun ini, yang naik sekitar 200 persen dari tahun sebelumnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan para mahasiswa mengenakan almamater berwarna hijau memadati lobi gedung rektorat, sambil membawa spanduk bertuliskan tuntutan dan keluhan mereka. Di sisi lain, sejumlah pejabat rektorat tampak berdiri di hadapan ratusan mahasiswa yang sedang berorasi.
Salah satu mahasiswa mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap fasilitas di kampus, khususnya kondisi toilet yang tidak memadai. “Rektorat hendak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sementara air di kamar mandi pun tidak ada. Ini tidak adil,” ujarnya di hadapan para demonstran.
Mahasiswa juga mengeluhkan dampak kenaikan UKT, terutama bagi mereka yang merantau dan tinggal di kos-kosan. Mereka menyoroti bahwa kenaikan biaya kuliah akan memberatkan mereka, terutama jika mereka berasal dari keluarga yang kurang mampu.
Diketahui, kenaikan UKT ini tercantum dalam Surat Keputusan (SK) rektor nomor 1194/UN5.1.R/SK/KEU/2024 tentang penetapan tarif UKT dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) mahasiswa baru program studi sarjana dan diploma. Kenaikan ini mencapai hingga 200 persen dari tahun sebelumnya, dengan perbandingan besaran UKT antar-fakultas yang signifikan.
Kepala Humas Promosi, dan Protokoler Universitas Sumatera Utara (USU) Amalia Meutia menyatakan bahwa kenaikan UKT ini didasarkan pada Permendikbudristek No. 2 Tahun 2024. Namun, mahasiswa menilai kenaikan ini tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, terutama terkait dengan fasilitas dan kemampuan ekonomi mahasiswa.
Aksi protes mahasiswa ini menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan yang dianggap merugikan ini. Mereka berharap pihak kampus dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut demi kesejahteraan mahasiswa. Demo ini juga menjadi panggilan bagi pihak berwenang untuk lebih memperhatikan kondisi mahasiswa dan kebutuhan pendidikan yang terjangkau.
(N/014)
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama sejumlah kementerian dan lembaga tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Peraturan Pre
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan modus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bid
HUKUM DAN KRIMINAL
BENGKULU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penyelenggara layanan te
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang memberangkatkan pekerja migran Indonesia (PMI)
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan bahwa pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah harus berjalan seiring deng
PENDIDIKAN
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, akhirnya angkat bicara terkait barang bukti emas seb
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perselisihan antara petugas keamanan proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Fiktor Harefa, dengan tiga anggota poli
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menyampaikan pembelaannya usai ditahan penyidik Keja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Ad
HUKUM DAN KRIMINAL