BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Jusuf Kalla Bertemu Pihak Hamas, Upaya Mediasi Untuk Perdamaian di Palestina

BITVonline.com - Selasa, 07 Mei 2024 03:17 WIB
Jusuf Kalla Bertemu Pihak Hamas, Upaya Mediasi Untuk Perdamaian di Palestina
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MALAYSIA -Pertemuan rahasia antara Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), dengan perwakilan Hamas telah mencuat ke permukaan, menimbulkan sorotan atas upaya mediasi dalam mengakhiri konflik berkepanjangan di Palestina. Dilaporkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung di wilayah di luar kota Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (5/5/2024) malam.

Pertemuan ini terjadi atas permintaan pihak Hamas, yang berharap JK dapat memediasi kedua belah pihak dalam konflik yang telah merenggut banyak nyawa dan merusak banyak infrastruktur di Palestina. Permintaan ini disampaikan oleh Pejabat Biro Politik dan Wakil Kepala Urusan Internasional Hamas, Dr. Bassem Naim, dalam pertemuan tersebut.

Menurut Hamid Awaludin, anggota delegasi JK yang hadir dalam pertemuan tersebut, pihak Palestina mengungkapkan bahwa mereka telah menjadi korban pembantaian yang dilakukan oleh Israel di Gaza dengan motif genosida. Meskipun dunia internasional telah mengutuk tindakan Israel tersebut, Amerika Serikat masih belum memberikan dukungan yang jelas.

Pertemuan antara JK dan Hamas berlangsung selama sekitar 3 jam, membahas berbagai aspek yang terkait dengan konflik di Palestina. Awaludin juga menegaskan bahwa upaya untuk mengakhiri konflik secara permanen antara Israel dan Palestina sudah dilakukan oleh JK bersama timnya sejak Juli hingga pertengahan Oktober 2023. Namun, pembicaraan tersebut sempat terhenti akibat serangan yang dilakukan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

Sementara itu, di tengah upaya mediasi ini, situasi di Palestina semakin memanas. Israel baru-baru ini melancarkan serangan udara di Rafah, Palestina, setelah memerintahkan warga untuk mengungsi dari wilayah tersebut. Kekhawatiran akan terjadinya serangan besar-besaran oleh Israel semakin meningkat, dengan warga Gaza yang terpaksa mengungsi untuk mencari perlindungan.

Pemerintah Hamas menganggap perintah evakuasi tersebut sebagai “eskalasi berbahaya” yang dapat menimbulkan konsekuensi serius. Badan-badan bantuan juga memperingatkan bahwa perintah evakuasi ini dapat menyebabkan bencana kemanusiaan yang lebih besar di Gaza.

Namun, di tengah ketegangan dan kekhawatiran tersebut, pertemuan antara JK dan Hamas menunjukkan upaya konkret untuk mencari solusi damai bagi konflik yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini. Kehadiran JK sebagai mediator potensial memberikan harapan baru untuk kemungkinan tercapainya perdamaian di Palestina.

Tentu saja, proses mediasi ini masih jauh dari selesai dan membutuhkan komitmen dari semua pihak yang terlibat. Namun, langkah awal yang diambil oleh JK dan pihak Hamas menunjukkan bahwa kemauan untuk mencari solusi damai masih ada, meskipun tantangan yang dihadapi sangat besar.

Kita semua berharap agar upaya mediasi ini dapat membawa kedamaian dan keadilan bagi rakyat Palestina yang telah lama menderita akibat konflik yang tak kunjung usai.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru