TNI AD Siap Sulap Sampah Bali Jadi Energi, Proyek PSEL Dikebut hingga 2027
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL
JAKARTA -Kemacetan panjang saat arus balik Lebaran 2024 di beberapa titik, seperti di KM 70 atau GT Cikarang Utama (Cikatama), telah menjadi sorotan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Dalam pertemuannya di Kantor Kemenhub Jakarta, Budi Karya mengutarakan pandangannya terhadap solusi teknologi modern yang dapat mengatasi masalah kemacetan tersebut.
Menurut Budi Karya, penggunaan teknologi informasi (IT) yang lebih canggih pada gerbang tol dapat menghindarkan kemacetan yang mengular dan menjaga kecepatan kendaraan di atas 40 Km per jam. “Katakan semua gate (tol) itu sudah menggunakan IT, sehingga tidak perlu lagi menggunakan tapping ya. Apabila IT dijalankan, kecepatan itu bisa dipertahankan dengan kecepatan lebih tinggi di atas 40 Km per jam,” ujarnya.
Pemantauan Budi Karya di GT Cikatama mengungkapkan penurunan signifikan dalam kecepatan kendaraan selama arus balik Lebaran, dari 70 Km per jam menjadi hanya 5 Km per jam selama 5 Km perjalanan. Hal ini tentu menjadi perhatian serius karena dapat mengakibatkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran bagi para pengguna jalan.
Dari segi tingkat kejenuhan jalan atau V/C ratio, Budi Karya menyebutkan bahwa pada puncak arus balik tanggal 14 dan 15 April, terjadi peningkatan kejenuhan yang cukup tinggi di gerbang tol KM 70. “Pada hari Minggu dan Senin VC rasio yang terjadi di gerbang tol KM 70 itu 0,8 berarti dia itu sudah di atas, dan kalau dia mencapai satu maka itu macet ya,” terangnya.
Proyeksi Budi Karya mengenai tingginya jumlah pemudik yang mencapai 193 juta orang, membuat pengaturan mudik dan arus balik tahun ini menjadi sebuah tantangan yang kompleks. Titik-titik krusial seperti KM 70 telah diproyeksikan sebagai area yang membutuhkan perhatian ekstra dalam mengelola arus lalu lintas pada periode arus mudik dan balik Lebaran.
Meskipun telah dilakukan upaya-upaya pengaturan dan kebijakan, Budi Karya mengakui bahwa tidak semua solusi dapat diterapkan secara efektif pada periode mudik Lebaran selanjutnya. “Oleh karenanya dengan apa yang kita lakukan ini sudah tidak mungkin kita laksanakan di tahun depan,” ungkapnya.
Hal ini menggarisbawahi pentingnya adopsi teknologi modern dalam pengelolaan transportasi untuk mengatasi tantangan arus mudik dan balik Lebaran di masa mendatang. Upaya terus dilakukan untuk mencari solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan guna meminimalisir dampak kemacetan dan meningkatkan kenyamanan serta keamanan dalam perjalanan masyarakat.
(N/014)
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL
MEDAN Dekranasda Kota Medan bersama PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo Indonesia) bersinergi memperkuat ekosistem Usaha Mikro Kecil dan
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak anggota DPRD Sumatera Utara asal Daerah Pemilihan Sumut 1 dan 2 untuk memperkuat
PEMERINTAHAN
BATU BARA Komisi IV DPRD Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia (GEMAPI) d
PEMERINTAHAN
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum FraksiFraksi
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh ekonomi nasional yang terdiri dari mantan menteri hingga eks Gubernur Bank
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat ke l
EKONOMI
LANGKAT Seorang pemuda bernama M Sahili alias MS (21) tewas usai dikeroyok dan ditusuk sekelompok pria di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabu
HUKUM DAN KRIMINAL