BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

Program Makan Bergizi Gratis di SD Taquma Surabaya, Siswa Banyak yang Tidak Suka Menu Tertentu

BITVonline.com - Senin, 13 Januari 2025 05:03 WIB
Program Makan Bergizi Gratis di SD Taquma Surabaya, Siswa Banyak yang Tidak Suka Menu Tertentu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SURABAYA – Sekolah Dasar (SD) Taquma yang terletak di Jalan Jemur Ngawinan, Wonocolo, Surabaya, melaksanakan program makan bergizi gratis untuk para siswanya. Program ini dimulai pada Senin, 13 Januari 2025, dengan tujuan untuk mendukung kecukupan gizi siswa selama kegiatan belajar. Menu yang disediakan terdiri dari nasi dengan taburan biji wijen, sayur buncis dicampur wortel dan tahu, ayam berbumbu, semangka, dan susu UHT 125 mililiter.

Namun, beberapa siswa kelas 1 terlihat tidak menghabiskan makanan yang disediakan. Salah satu siswa, Gibran Dharma S, mengungkapkan bahwa ia tidak menyukai beberapa komponen dalam makanan tersebut, seperti biji wijen, sayur, dan ayam berbumbu. “Enggak suka (biji wijen), ini teman ku juga enggak suka, enggak suka sayur, enggak suka juga ayam berbumbunya,” ujar Gibran, yang juga menyatakan sudah sarapan di rumah sebelumnya.

Siswa lainnya, Alilin Natania, juga tidak menghabiskan makanannya karena tidak suka sayur. “Enggak suka sayur,” singkatnya. Sementara itu, siswa kelas 5, Rizky Alfaizin, mengeluhkan porsi makanannya yang menurutnya kurang. “Tadi masuk sekolahnya jam 06.30 WIB, terus pelajaran sebentar, enggak lama, keluar lagi ke halaman ambil nasi. Nasinya kurang, sama ayamnya juga, pengen diganti daging,” keluh Rizky.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa total siswa yang mendapatkan program makan bergizi gratis di SD Taquma berjumlah 329 orang, dari kelas 1 hingga 6. Eri juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap program ini, salah satunya terkait penggunaan wadah plastik yang akan diganti dengan wadah stainless untuk menjaga kebersihan. “Sisa makanan tetap di stainless, enggak boleh dibuang,” tegasnya.

Meskipun demikian, menu yang disajikan sudah dirancang dengan memperhatikan kecukupan kalori bagi anak-anak. “Kalori yang masuk ke dalam tubuh anak-anak, ternyata dengan makanan dan susu 444. Jadi cukup untuk anak-anak selama belajar mengajar,” tambah Eri.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru