
Ibas Tegaskan Fraksi Demokrat Siap Evaluasi Tunjangan Anggota DPR RI
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ibas, menegaskan bahwa pihaknya siap untuk melakukan evaluasi terkait tunjangan anggot
Politik
Batu Bara –™ Dugaan penyelewengan dana panjar Bimtek sertifikasi guru mencuat di SMP Negeri 2 Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara. Sejumlah guru menyampaikan kekecewaan terhadap kepala sekolah yang hingga kini belum mengembalikan uang panjar sebesar Rp300.000 yang telah mereka setorkan.sabtu,11/1/2025.
Awalnya, biaya Bimtek ditetapkan sebesar Rp1.000.000 per guru, namun atas permintaan beberapa guru, mereka diperbolehkan membayar Rp300.000 sebagai panjar. Belakangan, biaya Bimtek dinaikkan menjadi Rp1.700.000, yang menyebabkan sejumlah guru membatalkan partisipasi mereka. Meski batal mengikuti program, uang panjar yang telah disetorkan yang diperkirakan enam guru tersebut hingga kini belum dikembalikan oleh kepala sekolah.
Kekecewaan Guru
Baca Juga:
“Saya merasa kecewa karena tidak ada kejelasan terkait pengembalian uang tersebut,” ungkap salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya.
Guru-guru yang merasa dirugikan kemudian meminta bantuan media untuk menelusuri masalah ini. Awak media mencoba menghubungi Kepala Sekolah SMPN 2 Nibung Hangus, Hafsah, M.Pd., melalui aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan klarifikasi.
Baca Juga:
Jawaban yang Berbelit
Saat ditanya apakah uang panjar tersebut sudah dikembalikan, Hafsah menjawab sudah. Namun, ketika ditanya kapan pengembalian dilakukan, Hafsah justru balik bertanya, “Dapat informasi dari mana?”
Wartawan menjelaskan bahwa narasumber dilindungi oleh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) Pasal 9, yang menjamin privasi narasumber kecuali untuk kepentingan publik. Meski demikian, kepala sekolah tetap berbelit dalam memberikan jawaban dan bahkan menyebut informasi yang diterima media sebagai hoaks, meskipun sumber informasi dinyatakan terpercaya.
Sorotan Publik
Kasus ini memicu perhatian publik, mengingat uang tersebut berasal dari guru-guru yang telah menyisihkan dana pribadi mereka untuk mengikuti program Bimtek. Para guru berharap ada kejelasan dan pengembalian dana yang telah disetorkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Jhones Marpaung, belum memberikan tanggapan resmi terkait masalah ini meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Publik kini menunggu langkah tegas dari pihak berwenang untuk menyelesaikan kasus ini. Apakah dugaan ini benar adanya atau hanya kesalahpahaman? Transparansi dan keadilan dalam dunia pendidikan sedang dipertaruhkan.red
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ibas, menegaskan bahwa pihaknya siap untuk melakukan evaluasi terkait tunjangan anggot
PolitikJAKARTA UTARA Sabtu petang, 30 Agustus 2025, menjadi saksi bisu bagaimana kemarahan publik begitu memuncak terhadap anggota DPR RI, Ahmad
NasionalBOGOR Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk melakukan dialog di kediamannya di Hambalang, Kabu
PemerintahanMEDAN Aksi anarkis yang melibatkan sejumlah remaja, yang diduga pelajar, terjadi di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (3
PeristiwaMATARAM Sekretariat DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkirakan kerugian sementara akibat perusakan, pembakaran, dan penjarahan
PeristiwaMEDAN Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Togap Simangunsong, mengajak Universitas Senior Medan (USM) untuk terus berkolabo
PemerintahanMEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Pasar Murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional, yang di
EkonomiPADANG SIDIMPUAN Universitas Aufa Royhan (UNAR) di Kota Padangsidimpuan kembali menggelar rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus b
PendidikanKEDIRI Sebagian gedung DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, dilaporkan terbakar pada Sabtu (30/8/2025). Api yang cepat membesar mengakibatkan beb
PeristiwaDENPASAR Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Mako Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Sabtu (30/8/2025), berakhir ricuh. Sekit
Hukum dan Kriminal