BREAKING NEWS
Kamis, 25 Juni 2026

Siswa SMA 1 Namorambe Unjuk Rasa Terkait Kelalaian Penginputan Data PDSS untuk SNBP

Redaksi - Kamis, 06 Februari 2025 21:03 WIB
Siswa SMA 1 Namorambe Unjuk Rasa Terkait Kelalaian Penginputan Data PDSS untuk SNBP
Potongan video siswa SMA Negeri 1 Namorambe Deli Serdang berunjuk rasa di sekolahnya, Kamis (6/2/2025
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMUT -Aksi unjuk rasa yang melibatkan puluhan siswa SMA 1 Namorambe, Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi viral di media sosial. Para siswa tersebut mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap pihak sekolah yang lalai dalam menginput nilai Portal Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Akibat kelalaian ini, para siswa merasa tidak dapat mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau dinyatakan tidak eligible.

Dalam video yang beredar di akun Instagram @beritakotamedan, terlihat siswa-siswa yang berteriak meminta kejelasan mengenai status mereka dan apakah masih ada kesempatan untuk mengikuti SNBP. Mereka mendatangi ruang guru untuk menuntut penjelasan lebih lanjut. Salah satu perekam video terdengar mengingatkan agar siswa tidak bertindak anarkistis. "Jangan main lempar ya, Nak," ujar perekam video tersebut.

Terkait dengan Masalah Pengisian Data PDSS

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumut, M Basir Hasibuan, membenarkan bahwa aksi unjuk rasa tersebut terjadi pada Kamis (6/2/2025). Menurut Basir, unjuk rasa tersebut dipicu oleh masalah pengisian PDSS yang tidak tuntas. Para siswa merasa dirugikan karena data mereka tidak diinput dengan benar dan tidak siap pada waktunya.

"Ya benar (demo) itu terkait SNBP, masalah pengisian PDSS yang tidak tuntas dari sekolah-sekolah. Anak-anak merasa dirugikan karena datanya tidak diinput dan tidak siap diinput oleh sekolah," ujar Basir dalam keterangan melalui telepon seluler, Kamis (6/2/2025).

Basir menjelaskan bahwa kebanyakan kesalahan ini disebabkan oleh kelalaian sekolah yang tidak meng-upload data di PDSS sesuai dengan waktu yang ditentukan. Ia juga menyebut bahwa masalah ini terjadi secara masif di seluruh Indonesia.

Upaya Mencari Solusi dari Dinas Pendidikan Sumut

Meski demikian, Basir berharap agar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) membuka kembali akses PDSS agar para siswa yang terimbas kelalaian ini masih dapat mengikuti SNBP. Dinas Pendidikan Sumut berencana mengirimkan perwakilan dari SMA yang lalai menginput nilai untuk memohon agar pengisian PDSS kembali dibuka.

"Kami mencari solusi, makanya kami memohon ke kementerian dan teman-teman kepala sekolah sebagian itu berangkat ke Jakarta," tambah Basir.

Sementara itu, para siswa masih berharap agar pihak berwenang dapat memberikan solusi yang tepat agar mereka dapat mengikuti SNBP tanpa terkendala masalah penginputan data yang tidak sesuai prosedur.

(km/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru