Satgas PRR Minta Anggaran Pemulihan Pascabencana Segera Direalisasikan, Fokus Bantu Penyintas
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
Lubukpakam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang memastikan tidak mengalami defisit keuangan pada tahun 2024, meskipun realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih berada di bawah 70 persen dari target. Hingga menjelang akhir tahun, realisasi PAD tercatat mencapai 66,67 persen atau sekitar Rp 883,42 miliar dari target Rp 1,3 triliun. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deli Serdang, Muhammad Salim, mengungkapkan bahwa meskipun realisasi PAD sedikit di atas batas aman 66 persen, potensi tambahan pendapatan di akhir tahun ini tetap kecil. “Sekarang ini perusahaan juga sudah tutup buku. Potensinya kecil karena bos-bosnya sudah liburan dan mereka tidak mau mengotori laporan keuangan mereka,” ujar Salim, Senin (30/12/2024).
Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan sempat mengingatkan bahwa jika realisasi PAD di bawah 66 persen, Pemkab Deli Serdang akan kembali mengalami defisit seperti tahun sebelumnya, yang menyebabkan hutang kepada rekanan. Penjabat Bupati Deli Serdang, Wiriya Alrahman, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Menurutnya, total penerimaan daerah secara keseluruhan telah mencapai 88 persen atau Rp 1,1 triliun. “Saya berkomitmen sejak awal menjabat bahwa Deli Serdang tidak boleh defisit. Alhamdulillah, ini berkat kerja sama semua pihak,” ujar Wiriya. Ia juga optimis bahwa kondisi keuangan yang stabil ini akan memberikan kemudahan bagi bupati terpilih selanjutnya untuk melanjutkan pembangunan tanpa terbebani masalah hutang.
Wiriya menilai bahwa Kabupaten Deli Serdang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan daerah, baik dari sumber daya alam maupun sumber daya manusia (SDM). “Orang-orangnya, para pejabatnya, sudah sangat baik. Tinggal bagaimana memanajemen sumber daya manusia ini lebih optimal,” kata Wiriya. Ia juga memberikan masukan untuk meningkatkan motivasi pegawai, terutama dalam hal bekerja di lapangan. “Masih ada pegawai yang lebih suka bekerja di meja, sementara pekerjaan seperti ini membutuhkan turun langsung ke lapangan,” tambahnya. Dengan kondisi keuangan yang lebih stabil, Wiriya berharap Kabupaten Deli Serdang dapat mencapai hasil yang lebih baik di masa mendatang. Ia optimis potensi daerah yang besar dapat dikelola dengan lebih efektif melalui program-program inovatif dan pengelolaan SDM yang lebih baik.
(christie)
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong agar pelaku tindak pidana korupsi dijatuhi hukuman mati. Organisasi tersebut menilai kor
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka kembali akses platform forum daring Reddit di Indonesia setelah lebih
SAINS DAN TEKNOLOGI
SOLO Timnas U17 Indonesia harus puas berbagi poin dengan Malaysia setelah bermain imbang 11 dalam laga uji coba bertajuk Garuda Champio
OLAHRAGA
MEDAN Warga kawasan Medan Utara menyampaikan sejumlah keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam program Sapa Warga y
PEMERINTAHAN
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI