Petaka MBG Terulang Lagi: 17 Siswa SD Medan Dilarikan ke RS, Ini Deretan Kasusnya di Sumut
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta tambahan kuota pendamping jemaah haji Indonesia kepada Menteri Haji dan Menteri Kesehatan Arab Saudi.
Permintaan ini disampaikan dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Nasaruddin mengungkapkan bahwa Indonesia sangat membutuhkan penambahan kuota pendamping untuk membantu kelancaran dan kenyamanan jemaah haji, terutama bagi mereka yang berada dalam kategori lansia, risiko tinggi, dan difabel.
"Kami memberikan alasan yang sangat masuk akal, bahkan juga menteri hajinya dan juga menteri kesehatannya kemarin juga kami yakinkan bahwa betapa perlunya kami mendapatkan tambahan pendamping ini," kata Nasaruddin.
Menurut Menag, Indonesia telah memperjuangkan agar kuota pendamping haji tidak terbatas pada sekitar 2.000 orang, seperti ketentuan internasional yang ada saat ini.
Ia menilai, dengan adanya penambahan pendamping, pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia akan semakin maksimal.
Penambahan pendamping haji menjadi hal yang sangat penting, mengingat Kementerian Agama memperkirakan akan ada sekitar 1.000 hingga 1.500 jemaah haji tahun ini yang termasuk dalam kategori lansia, difabel, dan berisiko tinggi.
Keberadaan pendamping yang lebih banyak akan memudahkan pengawasan dan meminimalisir potensi masalah, terutama terkait kendala bahasa.
Sebagian besar jemaah haji Indonesia tidak fasih berbahasa Arab, sehingga dibutuhkan pendamping yang dapat berkomunikasi dengan mereka dalam bahasa yang lebih familiar.
"Jadi saya yakinkan betul bahwa sesungguhnya penambahan kuota tambahan untuk pendamping haji ini akan meringankan beban aparat dan pemerintahan Saudi Arabia sendiri," ujarnya.
Nasaruddin juga menyebutkan bahwa semakin banyak petugas haji, maka semakin baik pelayanan yang dapat diberikan.
"Makin banyak petugas haji, kita berharap semakin bagus pelayanannya. Logikanya, semakin kurang petugas haji, itu berpotensi untuk meningkatkan risiko," katanya.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji dan memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi seluruh umat Muslim yang melaksanakan rukun Islam kelima ini.
(km/p)
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria berinisial PH alias Bapak Ica (29) ditangkap polisi setelah aksinya menghadang dan diduga memalak sopir truk di Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan vonis terhadap dua terdakwa kasus korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat realisasi program bedah rumah sebanyak 15.011 unit pada 2026. Upaya i
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan sejumlah potensi kerja sama investasi kepada Jepang, mulai d
EKONOMI
MEDAN Seorang pemuda bernama Ahlad (21) tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Kor
PERISTIWA
BINJAI Polres Binjai menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di Jalan Dr. Wahidin Baru, Kelurahan Pekan Binjai
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Notifikasi chat WhatsApp yang terlambat masuk bisa membuat pengguna melewatkan pesan penting. Bahkan, dalam beberapa kasus, pesan ba
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Kesibukan dan padatnya aktivitas perkotaan dapat membuat seseorang membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Salah satu pilihan
KESEHATAN
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menelusuri asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19
NASIONAL