Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Selasa 8 September 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Selasa, 8 Sept
NASIONAL
JAKARTA- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh Said Iqbal menanggapi isu pemalakan oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) yang terjadi di kawasan industri atau sekitar pabrik.
Isu pemalakan ini sempat menjadi keluhan sejumlah pengusaha yang merasa terganggu oleh tindakan tersebut.
Dalam konferensi pers virtual pada Selasa (4/3/2025), Said Iqbal menegaskan bahwa pemalakan tidak dibenarkan.
Namun, ia menyarankan pengusaha untuk tidak terlarut dalam permasalahan tersebut dan segera melaporkan tindakan pemalakan kepada pihak berwenang.
"Yang nggak boleh mengutip. Apa langkah-langkah yang harus dilakukan? Ya harus laporkan ke polisi.
Atau sebelum laporan ke polisi, ke tingkat RT/RW dulu lah, karena Anda kan usaha di situ. Jangan ribut terus.
Saran kami RT/RW. Kemudian kalau tidak bisa baru polisi," ujar Said Iqbal.
Said Iqbal menambahkan bahwa pengusaha sebaiknya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar untuk mencegah terjadinya pemalakan.
Menurutnya, pemalakan terjadi karena kurangnya keterhubungan antara pabrik dan lingkungan di sekitarnya.
"Oleh karena itu bangunlah hubungan dengan lingkungan, agar kalau sudah terbangun tidak ada kutipan. Kutipan ini terjadi karena dana CSR dari ruko atau pabrik kecil atau pun pabrik-pabrik di luar kawasan tidak terbangun," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sekecil apa pun bantuan atau sumbangan yang diberikan dengan ikhlas, seperti pada perayaan agama atau peringatan 17 Agustus, biasanya akan diterima oleh masyarakat sekitar.
Namun, yang tidak boleh dilakukan adalah melakukan pemalakan atau kutipan paksa.
Selain itu, Said Iqbal mengingatkan pengusaha untuk menyadari bahwa mereka menjalankan usaha di tanah yang sebelumnya dimiliki oleh masyarakat.
Ia menekankan bahwa pengusaha membeli tanah dengan harga murah dan harus memberikan timbal balik kepada lingkungan.
"Tapi pengusaha sadar diri lah, Anda berusaha di tanah mereka kok. Dulu Anda kan beli tanahnya rumah.
Yang bangun ruko, pabrik, beli tanahnya murah. Mereka sudah kehilangan tanah-tanah itu," katanya.
Dengan saling memahami dan membangun hubungan yang harmonis, Said Iqbal berharap masalah pemalakan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik antara pengusaha dan masyarakat sekitar.
(dc/p)
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Selasa, 8 Sept
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap mengucurkan anggaran bencana secara maksimal apabila Bad
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan penegakan hukum harus berlaku adil bagi seluruh masyaraka
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mempersilakan Polda Metro Jaya memeriksa staf administrasi Kejagung Febrio Adiono dalam penyelidikan ka
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan Ferry Yanto Hongkiriwang alias Ferry Boboho menjadi salah satu saksi kunci dalam kasus duga
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan peningkatan pada
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas meluncurkan Medan Corpu Smart sebagai platform pembelajaran digital bagi aparatur sipil negara (ASN) di li
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkenalkan sejumlah destinasi wisata dan kuliner khas daerah kepada del
PARIWISATA
MEDAN Rangkaian kegiatan IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMTGT) mulai digelar di Sumatera Utara (Sumut). Forum tersebut diha
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pengembangan berbagai komoditas potensial agar memiliki nilai
EKONOMI