Komeng Dukung Bang Azran Pimpin FORKABI: Memajukan Budaya Betawi adalah Amanat Konstitusi
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP Forum Komu
NASIONAL
JAKARTA - Umat Katolik di Jakarta berbondong-bondong memadati Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (24/4) sore untuk mengikuti Misa Requiem atau misa arwah bagi Paus Fransiskus yang wafat pada Senin (21/4) lalu.
Misa ini merupakan bagian dari rangkaian doa arwah global yang digelar oleh umat Katolik di seluruh dunia sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi Gereja Katolik.
Pelaksanaan misa yang dimulai pukul 18.00 WIB ini dihadiri hingga 2.500 jemaat. Misa dipimpin oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Uskup Agung Piero Pioppo, bersama Kardinal Ignatius Suharyo, dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Antonius Subianto Bunjamin.
"Pelaksanaan misa ini bersifat terbuka untuk umum dan tidak memerlukan proses pendaftaran. Namun kami menyiapkan tempat khusus untuk tamu undangan dari kalangan diplomatik serta perwakilan pemerintah," ujar Romo Hani Rudi Hartoko, Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta.
Meski dihadiri oleh banyak tokoh dan umat, misa berlangsung secara sederhana. Tidak ada liturgi khusus yang digelar, sesuai dengan semangat hidup Paus Fransiskus yang dikenal rendah hati dan dekat dengan umat.
"Paus Fransiskus ingin dikenang sebagai seorang gembala, bukan sebagai tokoh besar yang dibesar-besarkan. Maka misa ini digelar seperti misa arwah biasa, dengan doa-doa khusus untuk beliau," lanjut Romo Hani.
Paus Fransiskus wafat pada Paskah Kedua, tak lama setelah menyampaikan pesan "Urbi et Orbi". Wafatnya beliau membawa duka mendalam tidak hanya bagi umat Katolik, tapi juga dunia internasional yang mengenal sosoknya sebagai pembawa pesan damai dan toleransi antarumat.*
(lp/J006)
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP Forum Komu
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI), Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum bergelar Datuk Seri
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh akan segera menentukan status penanganan bencana hidrometeorologi setelah masa Transisi Darurat menuju Pemuli
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI Prof. Arief Hidayat menilai kondisi penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, belum memutuskan ap
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Anakanak mencakup hampir 30 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah yang besar tersebut menjadikan pemenuhan hak anak s
NASIONAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 273/PUUXXIII/2025 yang melarang penghapusan sisa kuota internet secara sepihak dinilai m
NASIONAL
JAKARTA Rapper asal Amerika Serikat, Kanye West atau yang kini dikenal dengan nama Ye, dipastikan akan menggelar konser perdananya di In
ENTERTAINMENT
JAKARTA Program Bedah Rumah pemerintah selangkah lagi memiliki aturan baru. Rancangan Peraturan Menteri (Rapermen) tentang Program Bedah
NASIONAL
BANDA ACEH Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh yang menyerahkan pengelolaan tata kelola parkir publik kepada pihak swasta menda
PEMERINTAHAN