Rp972 Miliar Dana TKD Difokuskan Bangun Infrastruktur, Aceh Percepat Pemulihan Pascabencana
BANDA ACEH Pemerintah Aceh memprioritaskan pemulihan infrastruktur sebagai fokus utama penggunaan Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahu
PEMERINTAHAN
RIAU- Kondisi Jembatan Sungai Rokan yang mengalami kerusakan menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang. Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, melakukan pengecekan langsung untuk menilai kerusakan jembatan yang menjadi penghubung vital antar kecamatan dan provinsi tersebut.
Peninjauan yang dilakukan pada Sabtu, 7 Desember 2024, bertujuan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, terutama mengingat adanya kemiringan jembatan akibat penurunan tiang atau amblasnya fondasi jembatan akibat meningkatnya debit air sungai. Kondisi ini dapat membahayakan kendaraan yang melintas jika tidak segera ditangani dengan baik.
“Kami bersama Dinas PUPR Provinsi Riau meninjau langsung kondisi terkini Jembatan Sungai Rokan yang mengalami kerusakan pada pondasi dan pilar jembatan,” ujar Kombes Taufiq. Ia menjelaskan bahwa pondasi jembatan telah terkikis oleh arus sungai, mengakibatkan kemiringan yang cukup signifikan pada salah satu sisi jembatan. Oleh karena itu, pihak Ditlantas bersama Satlantas Polres Rokan Hulu memastikan akses jalan dari kedua arah tetap aman bagi pengendara.Pengecekan tidak hanya dilakukan pada jembatan yang rusak, tetapi juga meliputi jalur alternatif yang dapat digunakan oleh masyarakat yang terdampak. Jalur alternatif terletak di Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto. Meski demikian, Taufiq mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi Jembatan Sungai Rokan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memilih jalur alternatif yang telah disiapkan oleh pihak terkait.
“Untuk semua masyarakat pengguna jalan, kami mengimbau agar senantiasa berhati-hati saat melintasi Jembatan Sungai Rokan. Ikuti dan patuhi arahan petugas yang ada di lapangan. Kami juga berharap masyarakat mendukung upaya pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak,” kata Kombes Taufiq.Sementara itu, Teza Darsa, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Riau, menjelaskan lebih lanjut bahwa kondisi terkini jembatan sangat mengkhawatirkan. Pilar jembatan di sisi Pasir Pangaraian mengalami penurunan hingga 80 cm, sementara pondasi lainnya turun sekitar 40 cm. Dengan kondisi tersebut, Dinas PUPR Riau telah berkoordinasi dengan pihak Pusat Pengendalian dan Pengujian Jalan dan Jembatan (BGTS) Kementerian PUPR. Hasilnya, pihak kementerian merekomendasikan agar jembatan ditutup sementara hingga perbaikan dilakukan. (JOHANSIRAIT)
BANDA ACEH Pemerintah Aceh memprioritaskan pemulihan infrastruktur sebagai fokus utama penggunaan Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wacana pembatasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak dari keluarga mampu menuai perhatian DPR RI. Wak
NASIONAL
JAKARTA Ahli Hukum Perbankan sekaligus mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein, menilai duga
NASIONAL
Oleh Samuel F. SilaenDI tengah optimisme yang terus disampaikan pemerintah mengenai prospek ekonomi nasional, Indonesia sesungguhnya mengha
OPINI
GARUT Tragedi meninggalnya seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) saat mendampingi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) d
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah menutup perdagangan akhir pekan dengan kinerja impresif. Mata uang Garuda tercatat sebagai yang paling kuat d
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan laporan penolakan gratifikasi yang diajukan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tel
NASIONAL
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memerintahkan penanganan cepat terhadap seorang warga penderita tumor
KESEHATAN
MEDAN Politisi PDI Perjuangan Sumatera Utara Japorman Saragih menjagokan Tim Nasional Argentina untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Ia
OLAHRAGA
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan kepeduliannya kepada keluarga nelayan di Kabupaten Nias S
PEMERINTAHAN