Polisi di Makassar Jadi Tersangka Usai Tembak Remaja Saat Bubarkan Tawuran
MAKASSAR Seorang anggota polisi, Iptu N, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak Betrand Eka Prasetyo (18) hingga tew
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Kisah keteladanan Khalifah Umar bin Khattab RA kembali menginspirasi umat Islam tentang pentingnya hidup sederhana dan menjauhi kemewahan dunia.
Dalam sebuah riwayat yang dikisahkan oleh A.R. Shohibul Ulum dalam buku "Umar bin Khattab: 30 Hari Memahami Teladan Sang Singa Berhati Pualam", disebutkan bahwa Umar RA menolak tawaran kenaikan gaji sebagai seorang pemimpin umat Islam, meski gajinya saat itu terbilang jauh dari cukup.
Gaji Kecil, Tetap Bersabar
Usai menggantikan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA sebagai khalifah, Umar RA menerima gaji dalam jumlah yang sama dengan pendahulunya. Seiring waktu dan naiknya kebutuhan pokok, para sahabat Rasulullah SAW sepakat untuk mengusulkan tunjangan tambahan dari baitul mal bagi sang khalifah.
Namun karena takut akan kemarahan Umar RA, mereka meminta Hafshah—putri Umar sekaligus istri Nabi Muhammad SAW—untuk menyampaikan usulan tersebut tanpa menyebut nama-nama pengusulnya.
Reaksi Tegas Umar RA
Ketika Hafshah menyampaikan usulan tersebut, Umar bin Khattab RA marah dan menolak tegas. Beliau kemudian meminta Hafshah untuk menceritakan kehidupan Rasulullah SAW semasa hidupnya.
"Putriku Hafshah, demi Allah tolong ceritakan kepadaku, ketika Rasulullah SAW masih hidup, bagaimanakah pakaian dan makanan beliau?" tanya Umar RA.
Hafshah menjawab, Rasulullah SAW hanya memiliki dua pakaian dan sepotong jubah lusuh untuk menerima tamu. Makanan beliau pun sangat sederhana: roti keras yang harus dicelup air sebelum dimakan. Bahkan, Rasulullah SAW tidak memiliki kasur, hanya selimut yang digunakan bergantian sebagai alas dan selimut.
Lebih Memilih Akhirat
Setelah mendengar penjelasan tersebut, Umar RA menyampaikan ketegasannya:
"Aku, Abu Bakar, dan Rasulullah SAW adalah tiga musafir menuju cita-cita yang sama. Rasulullah telah sampai, Abu Bakar menyusulnya, dan aku harus menempuh jalan yang sama jika ingin berkumpul bersama mereka. Katakan kepada para sahabat yang mengusulkan kenaikan gajiku: Umar bin Al-Khaththab lebih memilih berkecukupan di akhirat daripada bermewah-mewah di dunia yang fana ini."
Teladan Kepemimpinan yang Patut Ditiru
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa seorang pemimpin sejati menjaga integritas, menolak hidup berlebihan, dan menjadikan akhirat sebagai tujuan utama. Di tengah kehidupan modern yang serba materialistis, kisah Umar RA ini menjadi cermin bagi kita semua.*
(d/j006)
MAKASSAR Seorang anggota polisi, Iptu N, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak Betrand Eka Prasetyo (18) hingga tew
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menerima kunjungan Safari Ramadan dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Mas
NASIONAL
JAKARTA Sidang uji materi Pasal 71 angka 2 UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja terkait kuota internet hangus mendadak r
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwi
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan meluncurkan program Medan Rabu WalkIn Interview (RW), inovasi pertama
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan klarifikasi terkait pernyataannya soal stok bahan ba
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Mellisa Anggraini, menyoroti laporan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) t
HUKUM DAN KRIMINAL
CIANJUR Konflik terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Vil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menghadirkan forum eksklusif bagi nasabah BTN Prioritas dan BTN Private melalui rang
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengikuti kegiatan Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digi
PEMERINTAHAN