MEDAN (BITV) — Bulan Rabiul Awal menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Di bulan mulia ini, Nabi Muhammad SAW dilahirkan, membawa cahaya petunjuk bagi seluruh alam.
Dalam khutbah Jumat yang disampaikan di berbagai masjid hari ini, khatib mengajak jamaah untuk memperbanyak sholawat, meneladani akhlak Rasulullah, serta merefleksikan lima tugas kenabian beliau sebagai rahmatan lil 'alamin.
Dalam khutbah yang dirujuk dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), khatib mengawali pesannya dengan menyerukan pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Disampaikan pula bahwa memperbanyak sholawat merupakan amalan utama yang sangat dianjurkan di bulan Maulid ini, sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Ahzab ayat 56:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."
Nabi Muhammad SAW sendiri menjanjikan ganjaran besar bagi siapa pun yang bersholawat kepadanya.
Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan:
"Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali."
Lebih lanjut, khutbah juga menekankan lima misi utama kenabian Rasulullah sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Ahzab ayat 45–46. Nabi Muhammad SAW diutus sebagai:
Tugas-tugas tersebut menjadi panduan hidup bagi umat Islam untuk menjalani kehidupan dengan prinsip kebenaran, keadilan, dan kedamaian.
Dalam khutbah juga dikutip hadits Qudsi yang menyiratkan betapa agungnya kedudukan Rasulullah, bahkan menjadi sebab penciptaan manusia dan alam semesta.
"Jika bukan karena Muhammad, niscaya Aku tidak akan menciptakanmu (Adam)." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
Khutbah ditutup dengan ajakan agar umat Islam tidak hanya memperingati Maulid Nabi secara simbolik, tetapi juga menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam akhlak, sosial, dan spiritual.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menumbuhkan cinta sejati kepada Rasulullah SAW.
Tidak hanya dengan lisan melalui sholawat, tetapi juga lewat perbuatan nyata: menyebarkan kedamaian, menolong sesama, dan menjunjung tinggi keadilan.
"Dengan mencintai Rasulullah, kita berharap kelak termasuk dalam golongan yang mendapat syafaat beliau di Hari Kiamat," ujar khatib.*