BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Khutbah Jumat Spesial Maulid Nabi: Meneladani Misi Kenabian Rasulullah SAW

Paul Antonio Hutapea - Jumat, 29 Agustus 2025 11:33 WIB
Khutbah Jumat Spesial Maulid Nabi: Meneladani Misi Kenabian Rasulullah SAW
Ilustrasi. (foto: laman tanwir.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN (BITV) — Bulan Rabiul Awal menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.

Di bulan mulia ini, Nabi Muhammad SAW dilahirkan, membawa cahaya petunjuk bagi seluruh alam.

Dalam khutbah Jumat yang disampaikan di berbagai masjid hari ini, khatib mengajak jamaah untuk memperbanyak sholawat, meneladani akhlak Rasulullah, serta merefleksikan lima tugas kenabian beliau sebagai rahmatan lil 'alamin.

Baca Juga:

Dalam khutbah yang dirujuk dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), khatib mengawali pesannya dengan menyerukan pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Disampaikan pula bahwa memperbanyak sholawat merupakan amalan utama yang sangat dianjurkan di bulan Maulid ini, sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Ahzab ayat 56:

Baca Juga:

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

Nabi Muhammad SAW sendiri menjanjikan ganjaran besar bagi siapa pun yang bersholawat kepadanya.

Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan:

"Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali."

Lebih lanjut, khutbah juga menekankan lima misi utama kenabian Rasulullah sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Ahzab ayat 45–46. Nabi Muhammad SAW diutus sebagai:

1. Syahidan – saksi atas umat manusia,

2. Mubasysyiran – pembawa kabar gembira,

3. Nadziran – pemberi peringatan,

4. Da'iyan ilallah – penyeru ke jalan Allah,

5. Sirajan Muniran – pelita penerang kehidupan.

Tugas-tugas tersebut menjadi panduan hidup bagi umat Islam untuk menjalani kehidupan dengan prinsip kebenaran, keadilan, dan kedamaian.

Dalam khutbah juga dikutip hadits Qudsi yang menyiratkan betapa agungnya kedudukan Rasulullah, bahkan menjadi sebab penciptaan manusia dan alam semesta.

"Jika bukan karena Muhammad, niscaya Aku tidak akan menciptakanmu (Adam)." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)

Khutbah ditutup dengan ajakan agar umat Islam tidak hanya memperingati Maulid Nabi secara simbolik, tetapi juga menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam akhlak, sosial, dan spiritual.

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menumbuhkan cinta sejati kepada Rasulullah SAW.

Tidak hanya dengan lisan melalui sholawat, tetapi juga lewat perbuatan nyata: menyebarkan kedamaian, menolong sesama, dan menjunjung tinggi keadilan.

"Dengan mencintai Rasulullah, kita berharap kelak termasuk dalam golongan yang mendapat syafaat beliau di Hari Kiamat," ujar khatib.*

(oz/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mengenal Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Paling Istimewa bagi Umat Islam
Khutbah Jumat di Masjid Raya Baiturrahman: Kehidupan Dunia Bukan Tempat Peristirahatan Terakhir
Sholawat Nariyah, Amalan Spiritual yang Diyakini Membuka Pintu Rezeki
Ustaz Fuadi Yusuf: Empat Agenda Pokok Menjadi Kunci Menentukan Arah Bangsa
Ingin Rezeki Lancar dan Penuh Berkah? Ini Doa yang Dianjurkan Sebelum Bekerja
Dosa Zina hingga Tujuh Turunan? Simak Penjelasan Buya Yahya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru