Purbaya: UU PFII Jadi Kunci Indonesia Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pembentukan UndangUndang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjad
EKONOMI
MEDAN (BITV) — Bulan Rabiul Awal menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Di bulan mulia ini, Nabi Muhammad SAW dilahirkan, membawa cahaya petunjuk bagi seluruh alam.
Dalam khutbah Jumat yang disampaikan di berbagai masjid hari ini, khatib mengajak jamaah untuk memperbanyak sholawat, meneladani akhlak Rasulullah, serta merefleksikan lima tugas kenabian beliau sebagai rahmatan lil 'alamin.
Dalam khutbah yang dirujuk dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), khatib mengawali pesannya dengan menyerukan pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Disampaikan pula bahwa memperbanyak sholawat merupakan amalan utama yang sangat dianjurkan di bulan Maulid ini, sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Ahzab ayat 56:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."
Nabi Muhammad SAW sendiri menjanjikan ganjaran besar bagi siapa pun yang bersholawat kepadanya.
Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan:
"Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali."
Lebih lanjut, khutbah juga menekankan lima misi utama kenabian Rasulullah sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Ahzab ayat 45–46. Nabi Muhammad SAW diutus sebagai:
1. Syahidan – saksi atas umat manusia,
2. Mubasysyiran – pembawa kabar gembira,
3. Nadziran – pemberi peringatan,
4. Da'iyan ilallah – penyeru ke jalan Allah,
5. Sirajan Muniran – pelita penerang kehidupan.
Tugas-tugas tersebut menjadi panduan hidup bagi umat Islam untuk menjalani kehidupan dengan prinsip kebenaran, keadilan, dan kedamaian.
Dalam khutbah juga dikutip hadits Qudsi yang menyiratkan betapa agungnya kedudukan Rasulullah, bahkan menjadi sebab penciptaan manusia dan alam semesta.
"Jika bukan karena Muhammad, niscaya Aku tidak akan menciptakanmu (Adam)." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
Khutbah ditutup dengan ajakan agar umat Islam tidak hanya memperingati Maulid Nabi secara simbolik, tetapi juga menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam akhlak, sosial, dan spiritual.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menumbuhkan cinta sejati kepada Rasulullah SAW.
Tidak hanya dengan lisan melalui sholawat, tetapi juga lewat perbuatan nyata: menyebarkan kedamaian, menolong sesama, dan menjunjung tinggi keadilan.
"Dengan mencintai Rasulullah, kita berharap kelak termasuk dalam golongan yang mendapat syafaat beliau di Hari Kiamat," ujar khatib.*
(oz/a008)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pembentukan UndangUndang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjad
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meningkatkan penanganan perkara operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat,
NASIONAL
JAKARTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEP
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia
NASIONAL
MEDAN Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian korban pada hari kedua pascaledakan rumah mewah di Kompleks Grand Polonia,
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat melalui berbagai program bantuan pe
NASIONAL
MEDAN Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian korban pascaledakan rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumate
PERISTIWA
MEDAN Ledakan dahsyat mengguncang sebuah rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7/2026).
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa pengadaan barang dan jasa (PBJ) merupakan salah satu sektor yang paling re
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi pemerintahan (Government Technology) sebagai langkah st
NASIONAL