BREAKING NEWS
Rabu, 09 September 2026

"Sudah Lama Hilang dari Peredaran", RE Nainggolan Sebut Bobby Nasution Berhasil Bikin IMT-GT Kembali Menyala di Sumut

Abyadi Siregar - Rabu, 09 September 2026 21:31 WIB
"Sudah Lama Hilang dari Peredaran", RE Nainggolan Sebut Bobby Nasution Berhasil Bikin IMT-GT Kembali Menyala di Sumut
Tokoh masyarakat sekaligus sesepuh birokrat Sumut RE Nainggolan. (Foto: DISKOMINFO SUMUT/Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Kota Medan mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) RE Nainggolan. Ia menilai kepemimpinan Gubernur Sumut Muhammadapresiasi dari tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) RE Nainggolan. Ia menilai kepemimpinan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution berhasil menghidupkan kembali peran strategis Sumut dalam kerja sama regional.

RE Nainggolan yang pernah menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut menilai pelaksanaan forum internasional tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan diplomasi ekonomi dan kerja sama antardaerah di Sumut.

"Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Bobby Nasution. Peran sentral, dedikasi, dan visi internasional beliau telah berhasil meyakinkan negara-negara tetangga sehingga event besar ini bisa terwujud dengan sukses di Medan," ujar RE Nainggolan di Medan, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, forum IMT-GT sempat tidak lagi terlihat menonjol di Sumut dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, Sumut memiliki posisi strategis secara geopolitik dan geoekonomi dalam kawasan kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

"Jujur harus kita akui, event ini sudah sekian lama seperti hilang dari 'peredaran' di daerah kita. Padahal, Sumut memiliki posisi geopolitik dan geoekonomi yang luar biasa strategis dalam segitiga pertumbuhan ini," katanya.

RE Nainggolan menilai Bobby mampu mengembalikan marwah kerja sama tersebut melalui kerja cepat dan komunikasi lintas sektor.

"Di tangan dingin Pak Bobby, marwah kerja sama regional ini berhasil dihidupkan kembali, atau dalam istilah sekarang kembali menyala," sambungnya.

Ia juga menilai langkah Bobby sejak awal menjabat sebagai Gubernur Sumut menunjukkan pola kerja yang dinamis dan responsif. Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi lintas sektor serta menjalankan program di lapangan menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Sumut di tingkat regional.

"Sebagai orang yang lama di birokrasi, saya melihat ada ritme kerja yang dinamis, taktis, dan responsif. Gerak cepat sejak hari pertama menjabat telah membawa banyak perubahan fundamental," ujarnya.

RE Nainggolan kemudian menyoroti pentingnya kerja sama antardaerah yang dinilai menjadi kunci dalam pembangunan. Hal itu, menurutnya, juga sejalan dengan tema disertasi program doktoral Bobby Nasution di Universitas Sumatera Utara (USU) yang mengangkat kerja sama antardaerah.

"Dalam berbagai kesempatan selalu saya sampaikan, tak ada keberhasilan pembangunan tanpa kerjasama antardaerah karena banyak persoalan memang hanya bisa diatasi dengan kerjasama dan koordinasi yang baik. Atau dalam jargon Pak Gubsu, kolaborasi," katanya.

Ia mengibaratkan kerja sama antardaerah seperti gerakan dalam tari atau manortor. Menurutnya, diperlukan keselarasan agar seluruh pihak dapat mencapai hasil yang baik.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
22% Penduduk Indonesia Ada di Sumatera, 10 Gubernur Teken Kesepahaman Bangun Kawasan Usai Diinisiasi Bobby Nasution
Satukan 10 Gubernur se-Sumatera di Forum IMT-GT, Gebrakan Bobby Nasution Diacungi Jempol Mendagri
BGN Larang Susu Kental Manis Masuk Menu MBG, Ini Aturannya!
Roy Suryo Klaim Ijazah Jokowi 99,9% Palsu, Pengacara Jokowi: Itu Cuma Tuduhan Tanpa Bukti
Sumut Didorong Jadi Penguat Rantai Pasok Regional, Selat Malaka Jadi Kunci
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepakatan di IMT-GT Medan, Bidik Investasi Nyata Lintas Negara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru