Salah satunya adalah perlindungan alam yang Allah SWT berikan.
Dalam karya Ar-Rahiqul Makhtum karya Syekh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury, diceritakan bahwa saat Muhammad kecil ikut berdagang bersama pamannya ke wilayah Syam, seorang pendeta Nasrani tertegun melihat awan selalu menaunginya di bawah terik matahari.
Ketika Muhammad duduk di bawah pohon, cabangnya pun ikut merunduk seolah memberi naungan.
Sang pendeta meyakini bahwa Muhammad adalah Nabi akhir zaman yang dijanjikan.
Perjalanan Isra dan Miraj menjadi salah satu mukjizat paling agung dalam kehidupan Rasulullah SAW.
Dalam waktu satu malam, Nabi melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), lalu dilanjutkan naik ke langit ke-7 hingga mencapai Sidratul Muntaha (Miraj), tempat tertinggi yang tak terjangkau oleh makhluk mana pun.
Dalam peristiwa suci ini, Nabi Muhammad SAW menerima perintah untuk menunaikan shalat lima waktu, yang hingga hari ini menjadi tiang agama dan kewajiban utama bagi umat Islam.