BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Komitmen Pemerintah Sejahterakan Guru, Klarifikasi soal Potongan Video Viral

- Kamis, 04 September 2025 09:43 WIB
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Komitmen Pemerintah Sejahterakan Guru, Klarifikasi soal Potongan Video Viral
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.(foto: kemenag)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai langkah progresif. Ia menyatakan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

"Kenaikan tunjangan diharapkan dapat meringankan beban hidup guru sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran di kelas," ujar Menag dalam keterangan tertulis, Kamis (4/9/2025).

Pemerintah telah menaikkan tunjangan profesi bagi 227.147 guru non-PNS, sebagai wujud nyata keberpihakan negara kepada para pendidik di seluruh pelosok tanah air.

PPG Naik 700%, 52.000 Guru Honorer Diangkat PPPK

Tak hanya tunjangan, Kementerian Agama juga mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) hingga 700% pada tahun 2025. Hal ini membuka lebih banyak peluang bagi guru untuk mendapatkan sertifikasi dan pengembangan kapasitas profesional.

Selain itu, selama tiga tahun terakhir, sebanyak 52.000 guru honorer telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ini menjadi tonggak penting dalam memperjuangkan status dan kesejahteraan guru honorer yang selama ini menanti kepastian.

"Guru adalah penentu masa depan bangsa. Dari tangan mereka lahir generasi penerus yang akan membawa Indonesia menuju kemajuan," ujar Nasaruddin yang juga dikenal sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal.

Klarifikasi Potongan Video Viral: Menag Sampaikan Permohonan Maaf

Dalam kesempatan yang sama, Menag Nasaruddin juga memberikan klarifikasi dan permohonan maaf atas viralnya potongan video pernyataannya saat membuka acara PPG di UIN beberapa waktu lalu. Video tersebut dituding merendahkan profesi guru, padahal konteksnya jauh berbeda.

"Saya hadir langsung dalam acara itu. Tidak ada pernyataan beliau yang merendahkan guru. Justru sambutan beliau sangat memotivasi kami," kata Abdul Aziziy Ibn Mubarok, peserta PPG.

Hal senada disampaikan Muhammad Rizqi Romdhon, guru Bahasa Arab dari Pondok Pesantren Cipasung:

"Pernyataan Menag soal 'jika mengharap upah maka jadilah pedagang' adalah nasihat moral. Konteksnya adalah menanamkan keikhlasan, bukan melecehkan."

Menurut Rizqi, Menag justru menempatkan guru agama sebagai pewaris nabi, yang memiliki tanggung jawab moral besar baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Pemerintah Teguh Jaga Martabat Guru

Menag menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah bertujuan untuk menjaga martabat dan profesionalisme guru, agar semakin termotivasi dalam menjalankan perannya sebagai pendidik sekaligus pembentuk karakter bangsa.

"Kami ingin guru mendapatkan penghargaan yang setimpal atas dedikasi mereka," tutup Nasaruddin.*

(j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru