MEDAN — Adzan merupakan panggilan suci bagi umat Islam untuk menunaikan salat lima waktu.
Di antara rangkaian lafaz dalam adzan, terdapat kalimat unik yang hanya terdengar pada adzanSubuh, yaitu "ash-shalatu khairum minan naum" yang berarti "Salat lebih baik daripada tidur."
Lafaz ini menjadi penanda penting dalam adzan Subuh yang mengajak umat Islam segera bangun dari tidur dan menunaikan kewajiban salat Subuh.
Menurut pakar agama dan sumber literatur, kalimat ini dikenal sebagai tatswib, tambahan seruan yang dibaca setelah kalimat hayya 'alal-falah (Marilah menuju kemenangan).
Hadits sahih riwayat Anas bin Malik R.A. menyebutkan bahwa muadzin disunnahkan membacakan kalimat ini saat adzanSubuh sebagai panggilan lembut untuk membangunkan umat Muslim agar bersiap menunaikan salat.
"Termasuk sunnah apabila seorang muadzin di waktu Subuh (setelah hayya 'alal-falah) membaca ash-shalatu khairum minan naum." (HR Ibnu Khuzaimah no. 386)
Makna dari lafaz ini bukan sekadar perintah, melainkan ajakan penuh kasih sayang dari Allah SWT agar manusia mengutamakan ibadah di waktu Subuh ketimbang larut dalam tidur.
Secara fisik, bangun pagi untuk menunaikan salatSubuh memiliki manfaat kesehatan.
Waktu Subuh merupakan saat tubuh mulai aktif setelah beristirahat semalaman.
Melaksanakan salat dan wudhu dapat membantu melancarkan peredaran darah serta menyeimbangkan sistem tubuh, mengurangi risiko gangguan kardiovaskular, dan membuat tubuh lebih segar untuk memulai aktivitas harian.
Secara spiritual, kalimat ini mengingatkan umat Islam agar tidak terlena dalam kenikmatan tidur yang bersifat duniawi, melainkan mengutamakan hubungan dengan Sang Pencipta sebagai prioritas utama dalam hidup.
Dalam buku Diary of Muslimah: Buku Pintar Harian Muslimah karya Ode Faellasufa, dijelaskan bahwa lafaz "ash-shalatu khairum minan naum" juga merupakan bentuk kasih sayang Allah agar umat-Nya bangun dan memulai hari dengan penuh keberkahan melalui ibadah salat.
Dengan memahami makna mendalam dari lafaz ini, diharapkan umat Islam semakin termotivasi untuk menjalankan salatSubuh dengan khusyuk dan istiqamah.*
(d/a008)
Editor
: Abyadi Siregar
Kenapa Kalimat “Ash-Shalatu Khairum Minan Naum” Hanya Ada di Adzan Subuh? Ini Penjelasannya