Pertama, menyiapkan diri sebelum salat dengan membersihkan diri, memakai wangi-wangian, dan menenangkan hati.
Kedua, bersikap tenang serta thuma'ninah saat membaca doa dan ayat suci.
Menghadirkan kesadaran akan kematian juga disebut bisa meningkatkan kekhusyukan.
Menurut para ustaz, mengingat bahwa setiap salat bisa menjadi amal terakhir menumbuhkan konsentrasi dan kekhidmatan.
Selain itu, menyadari bahwa salat adalah munajat langsung kepada Allah SWT, menjadi langkah penting agar hati tetap fokus.
Praktik penggunaan suturah atau pembatas di depan saat salat, serta mengarahkan pandangan ke tempat sujud, juga diyakini membantu konsentrasi.
Beberapa langkah tambahan termasuk beristi'adzah dari gangguan setan, memilih tempat salat yang tenang, serta menyingkirkan benda atau hal yang bisa mengalihkan perhatian.
Bahkan, melakukan sujud tilawah saat membaca ayat atau mendengar bacaan tertentu dapat menambah kekhusyukan.
Dengan menerapkan tips sederhana ini, umat Muslim diharapkan bisa merasakan salat yang lebih hening, menenangkan, dan membawa kedekatan lebih dengan Sang Pencipta.*