BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Maret 2026

Begini Cara Menghaturkan Salam Kepada Nabi di Makamnya Menurut Imam An-Nawawi

Abyadi Siregar - Minggu, 30 November 2025 07:13 WIB
Begini Cara Menghaturkan Salam Kepada Nabi di Makamnya Menurut Imam An-Nawawi
makam Rasulullah SAW dan para sahabat. (foto: f44_v8/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Membaca salam dan doa di makam Rasulullah SAW merupakan amalan yang dianjurkan bagi jamaah haji maupun umrah.

Tradisi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian ziarah ke Madinah, khususnya ketika berkunjung ke Masjid Nabawi.

Dalam buku Aku Datang Memenuhi Panggilan-Mu: Panduan Doa dan Ibadah, Freddy Rangkuti dan Siti Haniah menjelaskan bahwa makam Rasulullah SAW terletak di sudut timur Masjid Nabawi.

Baca Juga:

Lokasi ini masih berada di dalam area masjid dan memiliki empat pintu utama, yaitu pintu At-Taubah di sisi kiblat, pintu Fatimah di sisi timur, pintu Tahajjud di sisi utara, serta pintu yang terhubung dengan area Raudhah di sisi barat.

Selain makam Rasulullah SAW, terdapat pula dua makam sahabat terdekat beliau, yakni Abu Bakar as-Shiddiq RA dan Umar bin Khattab RA.

Adab Berziarah ke Makam Rasulullah SAW
Dalam buku Umrah: Panduan Ibadah Umrah Praktis Lahir Batin karya Ahmad Alawiy dan tim, disebutkan beberapa adab yang perlu diperhatikan jamaah ketika berziarah:
- Mendekati makam dari arah kepala Rasulullah SAW, membelakangi kiblat dan menjaga jarak sekitar dua meter.
- Bersikap khusyuk dan khidmat, serta menunjukkan rasa hormat yang tinggi.
- Menyampaikan salam dengan suara lembut, tanpa gerakan berlebihan atau tindakan yang bertentangan dengan syariat.
- Mengucapkan salam kepada Abu Bakar as-Shiddiq RA.
- Mengucapkan salam kepada Umar bin Khattab RA.
- Setelah itu, jamaah dianjurkan bertawasul dan memohon syafaat kepada Rasulullah SAW.

Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar turut menuliskan lafal salam yang dianjurkan untuk dibaca di makam Nabi:

Lafal Salam

السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا خِيْرَةَ اللهِ مِنْ خَلْقِهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدَ المُرْسَلِيْنَ وَخَاتَمَ النَّبِيِّيْنَ، السَّلَامُ عَلَيْكَ وَعَلَى آلِكَ وَأَصْحَابِكَ وَأَهْلِ بَيْتِكَ وَعَلَى النَّبِيِّيْنَ وَسَائِرِ الصَّالِحِيْنَ: أَشْهَدُ أَنَّكَ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ، وَأَدَّيْتَ الأَمَانَةَ، وَنَصَحْتَ الأُمَّةَ، فَجَزَاكَ اللهُ عَنَّا أَفْضَلَ مَا جَزَى رَسُوْلًا عَنْ أُمَّتِهِ
Artinya:
"Salam sejahtera bagimu wahai Rasulullah, salam sejahtera bagimu wahai makhluk pilihan Allah, salam sejahtera bagimu wahai kekasih Allah, salam sejahtera bagimu wahai penghulu para rasul dan penutup para nabi, salam sejahtera bagimu, keluargamu, sahabatmu, anggota keluargamu, para nabi, dan semua orang saleh. Aku bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, menasihati umat. Semoga Allah memberikan ganjaran kepadamu atas (jasa membimbing) kami melebihi ganjaran-Nya untuk rasul lain atas umatnya," (Imam An-Nawawi, Al-Adzkar An-Nawawi, [Kairo, Darul Mallah: 1971 M/1391 H], halaman 174).

Setelah menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW, peziarah dianjurkan meneruskannya kepada Abu Bakar RA dan Umar bin Khattab RA, disertai doa bagi diri sendiri, kedua orang tua, sahabat, serta seluruh umat Islam.*


(vo/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BSI Siapkan Layanan Pelunasan Haji Tahap I untuk 164 Ribu Jemaah
Memahami Lima Rukun Islam, Pondasi Utama Ibadah Seorang Muslim
Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat, Pengingat bagi Manusia tentang Hakikat Hidup
Wamenhaj Dahnil Anzar Tersudut Isu Pengurangan Syarikah, Menteri Irfan Buka Pintu Penyidikan
Doa Kebaikan Dunia Akhirat yang Diajarkan Nabi SAW dan Khasiatnya
Doa Setelah Salat Taubat dan Dzikirnya: Lengkap Arab, Latin, dan Arti
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru